Berita Tabanan
10 Siswa Konvoi Kelulusan Terjaring Polisi, Motor Kembali jika Penuhi Syarat ini di Polres Tabanan
Sebanyak 10 orang siswa terjaring razia Satlantas Polres Tabanan saat menggelar konvoi kelulusan SMA di Jalan Pahlawan seputaran Kota Tabanan, Juna
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Marianus Seran
TRIBUN BALI.COM, TABANAN- Sebanyak 10 orang siswa terjaring razia Satlantas Polres Tabanan saat menggelar komvoi kelulusan SMA di Jalan Pahlawan seputaran Kota Tabanan, Junat 3 Juni 2022.
Dari razia tersebut, petugas juga menyita empat sepeda motor dengan kenalpot brong.
Menurut data yang diperoleh, pihak kepolisian menindak 6 pelanggar tanpa SIM dan Helm.
Kemudian juga menilang empat pelanggar tanpa SIM, Helm, serta menggunakan kenalpot brong.
Baca juga: Masih Ingat Anggota DPRD Yang Bawa 3 Istri Saat Pelantikan? Kini Dipecat oleh Partai Pengusungnya
Motor yang kedapatan menggunakan kenalpot brong untuk sementara ditahan di Polres Tabanan.
"10 orang pengendara yang merupakan siswa kita berhasil jaring saat razia di Jalan Pahlawan.
Mereka mengikuti konvoi kelulusan," kata Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Kanisius Franata saat dikonfirmasi, Jumat 3 Juni 2022.
Dia melanjutkan, dari razia tersebut 10 pengendara tersebut diberikan penindakan tilang.
Bahkan ada empat unit sepeda motor yang diamankan sementara karena menggunakan kenalpot brong.
Sementara 6 lainnya dilakukan penahanan STNK karena tak menggunakan helm dan tak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Baca juga: SOSOK Almarhum DEWA DADANG di Mata Para Kerabat, BAGIARSA Ingat Kejadian Unik di Stadion Lebakbulus
"Empat kendaraan sementara kita tahan.
Jika nanti akaan mencari sepeda motornya ada persyaratan yaitu dikembalikan ke standar dan mengajak orang tua ke kantor," tegasnya.
Mirisnya, kata dia, dari 10 orang yang kita amankan ini, ada beberapa orang diantaranya belum sebagai pelajar SMA, melainkan pelajar SMP.
"Ada beberapa yang di bawah umur itu. Mereka pelajar SMP justru.
Baca juga: SOSOK Nabila, Mahasiswi Unpad Pacar Eril yang Langsung Menulis Pesan Haru Usai Kekasihnya Meninggal
Kami harap selain kita, pengawasan orang tua sangat penting di zaman sekarang agar anak didik tidak melakukan pelanggaran," tandasnya. (*)