Berita Buleleng
ANJING Gigit Mata dan Telinga Luh Merta, 59 Anjing Liar di Desa Busungbiu Dieliminasi
Dinas Pertanian Buleleng, melakukan eliminasi terhadap 59 ekor anjing liar, yang ada di desa/kecamatan Busungbiu, Jumat (2/6/2022).
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dinas Pertanian Buleleng, melakukan eliminasi terhadap 59 ekor anjing liar, yang ada di desa/kecamatan Busungbiu, Jumat (2/6/2022).
Eliminasi ini dilakukan, mengingat ada enam orang warga yang digigit anjing liar.
Hingga salah satunya terpaksa dirujuk ke RSUP Sanglah.
Setelah sampel otaknya diuji, diketahui jika anjing tersebut rupanya positif terjangkit rabies.
Baca juga: Cegah Kasus Gigitan Anjing Rabies Meluas, Petugas Terkait di Jembrana Lakukan Vaksinasi

Perbekel Desa Busungbiu, Ketut Suartama, mengatakan sebelum eliminasi dilakukan.
Pihaknya terlebih dahulu menggelar paruman, bersama prajuru desa adat.
Baca juga: Rabies Marak di Tabanan, Bocah 6 Tahun Derita Luka Gigitan Anjing Pada Bahu, Petugas Langsung Begini
Dari paruman itu, disepakati untuk dilaksanakan eliminasi terhadap anjing liar yang ada di desa tersebut.
Sehingga pihaknya langsung bersurat ke Dinas Pertanian Buleleng.
Untuk melaksanakan eliminasi dan vaksinasi.

Suartama menyebut, populasi anjing di Desa Busungbiu sangat banyak.
Anjing itu ada yang dipelihara dengan cara diliarkan.
Serta ada pula yang tanpa pemilik.
Padahal, empat tahun yang lalu pihaknya telah melakukan eliminasi, hingga menyasar pada 580an ekor anjing.
Baca juga: Bocah 6 Tahun di Tabanan Diserang Anjing Rabies, Menderita Luka Gigitan di Lengan hingga Jari

Sejak Januari 2022 hingga saat ini.
Kasus gigitan anjing yang terjadi di Desa Busungbiu, telah mencapai 30 kasus.