Berita Bali

Mantan Bupati Tabanan Eka Wiryastuti Sebut Nama Megawati dan PDI Perjuangan Usai Sidang Suap

Karena apapun yang terjadi, saya tidak pernah melangkahkan kaki saya jauh dari PDI Perjuangan, karena PDI Perjuangan adalah kawitan saya

Penulis: Putu Candra | Editor: I Putu Darmendra
TRIBUN BALI/I Putu Candra
Mantan Bupati Tabanan, Eka Wiryastuti menjalani sidang kasus dugaan suap Dana Insentif Daerah (DID) Tahun Anggaran 2018 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar, Selasa 14 Juni 2022. Eka menujukkan salam jari metal memberi simbol kesetiaannya kepada PDI Perjuangan dan Megawati. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mantan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti menyatakan bahwa dirinya masih sebagai loyalis PDI Perjuangan.

EKa Wiryastuti menyatakan partai yang dipimpin Megawati Sukarnoputri itu adalah kawitan atau asalnya.

Eka menyampaikan ini setelah menjalani sidang kasus dugaan suap Dana Insentif Daerah (DID) Tahun Anggaran 2018 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar, Selasa 14 Juni 2022.

Eka menegaskan kesetiannya dengan PDI Perjuangan karena mendengar tuduhan ia telah pindah partai sejak terbelit kasus.

"Saya mohon jangan membias urusan perkara ini ke mana-mana.

Karena apapun yang terjadi, saya tidak pernah melangkahkan kaki saya jauh dari PDI Perjuangan, karena PDI Perjuangan adalah kawitan saya," demikian kata Eka.

Baca juga: Eka Wiryastuti Angkat Jari Metal dan Bicara Satyam Eva Jayate Usai Sidang Kasus Suap

"Saya murni dari leluhur sampai sekarang adalah loyalis PDI Perjuangan dari zaman PNI.

Oleh karena itu, jangan ada isu, ada gosip dan sabagianya bahwa saya pindah ke partai lain, itu tidak benar," sambung Eka.

Eka Wiryastuti menyebut ada muatan politis atas kasus yang menjeratnya saat ini.

"Ada isu (politik) itu. Itu saya dengar. Jadi saya mau jelaskan di sini supaya diluruskan beritanya," jawabnya.

Putri Ketua DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama ini juga menyebut nama Megawati dan dukungan partai.

"Dari partai selalu backup. Sekali lagi Ibu Mega (Megawati) adalah ibu saya," kata bupati perempuan dalam sejarah Bali ini.

Baca juga: Mengenal Eka Wiryastuti, Bupati Perempuan Pertama di Bali yang Terjerat Kasus Suap

Eka Wiryastuti menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan dari jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia didudukan di kursi pesakitan sebagai terdakwa terkait kasus dugaan suap pengurusan Dana Insentif Daerah (DID) Kabupaten Tabanan.

Dalam dakwaan yang dibacakan tim jaksa penuntut umum dari KPK di hadapan majelis hakim pimpinan I Nyoman Wiguna, EKa dikenakan dakwaan pasal berlapis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved