Berita Badung

Tipu 3 Orang untuk Tanam Saham di Restoran, Stephanus Irawan di Tangkap Kejari Badung

Tipu 3 Orang untuk Tanam Saham di Restoran, Stephanus Irawan di Tangkap Kejari Badung

Tribun Bali
Pelaku Stephanus Irawan saat akan diperiksa di Kejari Badung pada Senin 20 Juni 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Stephanus Irawan (47) tidak bisa berkutik saat diamankan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Badung di Wilayah Kecamatan Mengwi Badung.

Penangkapan pria asal Kota Surabaya itu bermula dari adanya laporan penipuan ke Kajari Badung yang dilakukan oleh pelaku sendiri.

Kepala Kejaksaan Negeri Badung Imran Yusuf, SH.,MH didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejari Badung I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, S.H mengatakan penangkapan pelaku dilakukan pada Kamis, 16 Juni 2022 lalu.

Kejaksaan Negeri Badung telah melakukan Penangkapan terhadap terpidana Stephanus Irawan dalam kasus penipuan pendirian restoran Gang Manggo Casual Dinning & Pool.

Pada kasus tersebut, dimana Stephanus Irawan didakwa melanggar Pasal 378 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1)KUHP atau kedua pasal 372 KUHP Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Baca juga: Jadi Dalang Peredaran Sabu, Ibu Rumah Tangga Ini Dituntut 8,5 Tahun Penjara

 
"Saat penangkapan kami memperoleh informasi bahwa terpidana Stephanus Irawan berada di wilayah Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung.

Sehingga tim kami langsung melakukan penangkapan terhadap terpidana sekitar pukul 12.30 wita," ujarnya Senin 20 Juni 2022

Dijelaskan penangkapan pelaku dilakukan di My Warung Pererenan yang beralamat Jalan  Pantai Pererenan.

Bahkan saat diamankan, pelaku sedang duduk dan tidak melakukan perlawanan.

"Setelah diamankan Jaksa pada Kejari Badung melakukan eksekusi terhadap pelaku dengan cara memasukan terpidana kedalam Lembaga Pemasyarakatan Tabanan.

Jadi kita titip sementara di Tabanan," jelasnya.

Disinggung mengenai penipuan yang dilakukan, pelaku menipu tiga orang yakni Edo Suweta, Pangky Wibowo dan I Putu Eka Juliarta Wirawan.

Mereka bertiga disarankan untuk membeli saham restoran Gang Manggo sebagaimana yang ditawarkan oleh Stephanus Irawan dan mengakibatkan Edo Suweta mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 55.000.000.

Begitu juga Pangky Wibowo mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp.540.546.800, dan I Putu Eka Juliarta Wirawan mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp. 392.000.000.

Baca juga: Edarkan Ekstasi Bentuk Tablet dan Serbuk, PN Denpasar Ganjar Agus Sutagiri Bui 6 Tahun

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved