Berita Tabanan

Semester Awal 2022, 29 Orang Meninggal Dunia Kecelakaan Lalu Lintas di Tabanan

Kecelakaan lalu lintas di Tabanan setidaknya menewaskan 29 orang mulai dari Januari hingga Juni 2022 lalu.

Tribun Bali/Ardhiangga Ismayana
Kondisi kendaraan pada kecelakaan maut di Baturiti Tabanan, Sabtu 18 Juni 2022 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Kecelakaan lalu lintas di Tabanan setidaknya menewaskan 29 orang mulai dari Januari hingga Juni 2022 lalu.

Dan kasus yang paling menyita perhatian ialah meninggalnya Ni Wayan Wandani, dalam kecelakaan beruntun di Banjar Pacung Desa/Kecamatan Baturiti, Juni lalu.

Satlantas Polres Tabanan pun terus mengimbau masyarakat atau pengguna jalan untuk berhati-hati saat mengendarai kendaraannya.

Kondisi kendaraan pada kecelakaan maut di Baturiti Tabanan, Sabtu 18 Juni 2022
Kondisi kendaraan pada kecelakaan maut di Baturiti Tabanan, Sabtu 18 Juni 2022 (Tribun Bali/Ardhiangga Ismayana)

Data yang dihimpun, bahwa dari periode enam bulan awal itu, ada setidaknya 201 kasus kecelakaan lalu lintas di Tabanan. Kemudian dari 201 kasus kecelakaan itu, 29 orang meninggal dunia. Sedangkan untuk luka berat ada dua orang, dan luka ringan ada sekitar 256 orang. Dari 201 kasus kecelakaan ini, setidaknya kerugian materiil mencapai Rp 834.775.000, atau nyaris mencapai Rp 1 Miliar.

Baca juga: BREAKING NEWS! Sopir Bus Ditetapkan Tersangka dalam Kecelakaan Maut di Baturiti, 5 WNA Jadi Korban

Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Kanisius Pranata mengatakan, untuk perbandingan kasus antara tahun 2022 dengan 2021, memang ada kenaikan dalam jumlah kasus.

Hal itu dipengaruhi dengan mobilitas masyarakat pengguna jalan, yang meningkat. Karena itu, pihaknya dalam hal ini terus menggencarkan untuk upaya penertiban lalu lintas.

Patroli lalu lintas, dan penertiban kelengkapan kendaraan, misalnya.

“Ada kenaikan karena mobilitas bertambah. Makanya kami imbau masyarakat untuk berhati-hati. Dan juga penertiban kelengkapan kendaraan terus kami lakukan,” ucapnya Jumat 15 Juli 2022.

Dari penertiban itu sendiri, sambungnya, pihaknya akhirnya melakukan sebanyak 2.033 tilang kepada pengendara.

Mulai dari tidak adanya STNK, SIM, dan tidak memakai helem hingga kelengkapan kendaraan lainnya. Sedangkan untuk teguran, selama enam bulan ada sebanyak 7.405 teguran dilakukan kepada masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved