Berita Badung
Bali Akan Jadi Tuan Rumah Turnamen Tango International yang Diikuti 15 Negara
Menari tango telah mencapai skala endemik di tempat-tempat tertentu di Asia Pasifik dan Asia Tenggara
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Marianus Seran
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA- Menari tango telah mencapai skala endemik di tempat-tempat tertentu di Asia Pasifik dan Asia Tenggara.
Semakin besar keinginan para pecinta tango untuk mencari pengetahuan lebih dalam tentang tarian yang telah memikat hati mereka.
Semakin banyak mengikuti kelas, berlatih dengan maestro tango dunia di mana mereka dapat mengejar dan mengasah keterampilan mereka.
Tidak hanya menjadi penari yang lebih baik dan mengalami kenikmatan menari, tetapi lebih dari itu, kepuasan berlatih untuk mencapai tarian terbaik.
Bali yang dikenal sebagai ‘The Last Paradise’, sekali lagi ditunjuk oleh koordinator Relaciones Institucionales Festivals de Buenos Aires y Usina del Arte Ministerio de Cultura Gobierno de la Ciudad de Buenos Aires untuk menyelenggarakan Indonesia Championship Preliminaries (ICP) pertama Kompetisi Tango, yang akan diadakan untuk pertama kalinya pada 4 sampai 7 Agustus 2022 mendatang.
Indonesia Championship Preliminary (ICP) tidak hanya sebagai arena kompetisi tango, tetapi juga sebagai tempat bagi para pecinta tango untuk mengungkapkan keinginannya untuk menambah pengetahuan tentang tango.
Baca juga: Perumda Pasar Denpasar Luncurkan Anak Usaha Sewaka Mart, Promosikan Produk di 16 Pasar
Oleh karena itu program tambahan seperti kelas privat atau loka karya akan ditambahkan dalam acara ini.
Selain itu juga akan menampilkan percampuran budaya, tarian tradisional dari Bali yang berkolaborasi dengan para penari tango pada acara gala dinner nantinya.
Dari keterangan tertulis dari panitia ICP yang diterima tribunbali.com, Senin 1 Agustus 2022 disebutkan kompetisi yang berlangsung selama 4 hari akan mencakup wilayah untuk peserta dari Australia, Brunei Darussalam, China, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
Kompetisi dibagi kedalam dua kategori yaitu kategori resmi terdapat kelas pista dan skenario (panggung) tango dan kategori tidak resmi terdapat kelas senior (untuk 50 tahun ke atas), valz, milonga dan jack & jill.
Para Juri yang hadir adalah Maestro dan Maestra Argentina yang terkenal di seluruh dunia yakni Gabriel Ponce & Analia Morales, Elina Roldan dan Jorge Torres, dan pengamat adalah Martin Frosio sebagai perwakilan dari Relationes Institucionales Festival de Buenos Aires.
DJ resmi selama kompetisi adalah Anthony Miller “el Mafioso”, dan DJ dari Indonesia akan bergabung memainkan musik tango yang indah di malam Milonga untuk meriahkan selama acara berlangsung.
Baca juga: Usaha Arak Gula di Karangasem Tembus Ratusan Titik, Petugas Rutin Sidak
Pada hari terakhir maestras/maestros akan mengadakan lokakarya dan kelas prifat bagi mereka yang ingin menambah serta memperdalam pengetahuan gerakan tango.
Acara ini didukung oleh Kedutaan Besar Republik Argentina, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Indonesia Tatler dan Tango Lovers Jakarta.(*)