Berita Jembrana

KEBAKARAN di Negara Bali Sebabkan Kerugian Sekitar Rp 100 Juta, Polres Jembrana Penyelidikan

Peristiwa kebakaran di sebuah rumah kosong, yang terletak di Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana.

Pixabay
ilustrasi kebakaran - Peristiwa kebakaran di sebuah rumah kosong, yang terletak di Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana, masih diselidiki oleh tim Inafis Polres Jembrana, Senin 1 Agustus 2022. 

TRIBUN-BALI.COM - Peristiwa kebakaran di sebuah rumah kosong, yang terletak di Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana, masih diselidiki oleh tim Inafis Polres Jembrana, Senin 1 Agustus 2022.

Dari hasil penyelidikam sementara, kerugian material dari bangunan yang dulunya adalah bekas rumah makan sea food ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Ada 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani kebakaran tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA.

Bangunan berukuran 7x15 meter ini, dilalap si jago merah hingga hampir ludes.

Beruntung tak ada korban jiwa dan kebakaran tidak sampai melalap rumah sekitarnya.

Baca juga: TABRAKAN Fortuner VS Bus di Denpasar, Polisi Masih Mencari Penyebab Kecelakaan

Baca juga: KEBAKARAN 4 Kamar Kos di Tangkuban Perahu, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Ilustrasi - Peristiwa kebakaran di sebuah rumah kosong, yang terletak di Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana, masih diselidiki oleh tim Inafis Polres Jembrana, Senin 1 Agustus 2022.
Ilustrasi - Peristiwa kebakaran di sebuah rumah kosong, yang terletak di Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Jembrana, masih diselidiki oleh tim Inafis Polres Jembrana, Senin 1 Agustus 2022. (Net)

Kapolsek Negara, Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, menjelaskan, penyebab kebakaran rumah permanen tersebut masih diselidiki oleh tim Inafis Polres Jembrana.

Namun secara umum telah berhasil ditangani oleh petugas pemadam kebakaran.

"Jadi awalnya ada saksi melihat kepulan asap, karena rumah saksi kebetulan dekat dari TKP," ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, kata dia, bangunan yang sebelumnya merupakan bekas rumah makan sea food serta gudang buah ini kerugian ditaksir mencapai Rp 100 Juta.

"3 unit mobil pemadam kebakaran yang sudah dikerahkan.

Kemudian untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Untuk penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan tim Inafis Polres Jembrana," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved