Berita Bali

DPRD Bali Dorong Pemprov Surati Konjen Australia, Hanson Harus Minta Maaf

DPRD Bali menyampaikan tanggapannya mengenai pernyataan Senator Australia Pauline Hanson

Tribun Bali/Ragil Armando
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bali, Tjokorda Gede Agung - DPRD Bali Dorong Pemprov Surati Konjen Australia, Hanson Harus Minta Maaf 

"Coba kita lihat babi juga dikandangkan. Bahwa 1 atau 2 ada itu pasti karena faktor-faktor tertentu. Dulu di TPA Suwung kan karena itu tempat sampah dilepas sapinya cari makan di sana. Tapi secara kultur masyarakat Bali sapi itu dikandangkan. Ada kasus mari kita tangani sekarang," katanya.

Ia menegaskan, lebih bagus lagi jika semua pihak melakukan kerja-kerja konkret dan menjaga ternak sapi agar terjaga di kandangnya dan tidak membuang kotoran ke sana ke mari.

Dan jika itu diwujudkan di lapangan tidak akan ada lagi pendapat-pendapat seperti itu.

Bali sudah zero case dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Provinsi Bali pun melakukan beberapa strategi agar PMK tak kembali merebak di Pulau Dewata.

Dewa Indra mengatakan, terdapat beberapa strategi yang akan ditempuh.

"Yang pertama adalah hewan-hewan yang terinfeksi sekaligus carrier dan pembawa dan dia yang menyebarkan. Maka dari itu sudah dilakukan pemotongan bersyarat. Sehingga secara teori carrier atau penbawa virus tidak ada. Tinggal lingkungannya yang masih," jelasnya.

Dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan desinfeksi pada tempat hewan terpapar PMK hidup tadi agar tidak lagi terdapat virus.

Jadi semua kandang dimana ada hewan terinfeksi PMK ia memastikan sudah tersemprot dengan desinfektan.

"Kita punya dua tim. Tim vaksinasi dan desifenksi. Keduanya berjalan bersama-sama sehingga di spot terjadi PMK kita selesaikan. Lalu sekarang hewan-hewan yang sehat akan dicegah supaya tidak terinfeksi virus. Caranya jaga kesehatan hewan," tambahnya.

Pihaknya juga melakukan edukasi kepada peternak sapi dan menurunkan tim dari Fakultas Peternakan Universitas Udayana untuk menelusuri ke desa-desa dan mengedukasi menjaga kesehatan hewan.

Selain itu pihaknya juga melanjutkan vaksinasi sapi-sapi yang sehat atau belum terpapar PMK.

"Capaian vaksinasi kita per hari kemarin 114 ribu yang vaksinasi pertama. Kemudian hampir 4 ribu vaksinasi kedua dan ini terus berlangsung. Sehingga hewan carrier sudah dihilangkan, lingkungannya kita desinfeksi yang sehat ya hewan yang belum tertular kita sehatkan melalui vaksinasi," katanya.

Peluang Bali kembali terpapar PMK masih ada jika terdapat pergerakan hewan ternak.

Maka dari itu pergerakan hewan dibatasi untuk ke Pasar Hewan dan rumah potong.

Pihaknya juga telah membuat SOP atau Protokol Kesehatan untuk pemotongan hewan yang rentan PMK.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved