Berita Denpasar

25 Peserta Ikuti Parade Jukung Sanur Festival, Dampak Pandemi 70 Persen Jukung Nelayan Rusak

Serangkaian Sanur Village Festival ke-15 tahun 2022, pada Kamis 18 Agustus 2022 digelar parade jukung tradisional.

Tribun Bali/Putu Supartika
Parade jukung tradisional di Sanur Village Festival 2022, Kamis 18 Agustus 2022. 

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Serangkaian Sanur Village Festival ke-15 tahun 2022, pada Kamis 18 Agustus 2022 digelar parade jukung tradisional.

Parade ini diikuti 25 jukung tradisional dengan tenaga penggerak menggunakan layar.

Kegiatan ini dimulai dari Pantai Segara menuju ke Pantai Hyatt Sanur Denpasar, dan menarik perhatian wisatawan yang sedang berada di pantai.

Beberapa wisatawan juga ikut naik jukung ini, yang sekaligus sebagai wahana memperkenalkan jukung tradisional ini.

Baca juga: Pasca Pandemi, Denpasar Kembali Gelar Upacara HUT RI di Lapangan, Sempat Diguyur Hujan

Salah seorang wisatawan, Rosemary asal Canberra Australia mengatakan dirinya sangat tertarik dengan perahu ini.

Apalagi di negaranya tak ada perahu tradisional.

“Saya baru pertama lihat jukung ini. Sangat menarik dan luar biasa,” katanya.

Ketua Induk Persatuan Jukung Tradisional Dewi Satayo Jana Gandhi Sanur, I Wayan Jelantik mengatakan tahun ini tak digelar lomba melainkan hanya parade.

Hal ini dikarenakan kondisi angin yang cukup kencang dan membahayakan.

“Selama dua tahun kami tidak melaut karena tidak ada turis yang biasanya kami layani menikmati pelayaran di sekitar Sanur,” kata Jelantik.

Baca juga: TABRAKAN MAUT di Jalan Cargo Gatsu Denpasar, Pejalan Kaki Meninggal Dunia

Jukung ini hanya digunakan sebagai jukung wisata dan bukan untuk mencari ikan.

Sehingga selama pandemi, jukung ini tak beroperasi.

Bahkan 70 persen jukung milik kelompok ini dalam kondisi rusak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved