Berita Bali

KONDISI Pasien Kompor Mayat Meledak Lainnya, Simak Penjelasan Dokter Roy Dari RSUP Sanglah

Kondisi pasien kompor mayat meledak sedang ditangani pihak dokter di RSUP Sanglah. Tiga orang sudah meninggal dunia. Terbaru Kadek Dwi Putra berpulang

Pixabay
ilustrasi kebakaran - Kondisi pasien kompor mayat meledak sedang ditangani pihak dokter di RSUP Sanglah. Tiga orang sudah meninggal dunia. Terbaru Kadek Dwi Putra berpulang 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Meninggalnya I Kadek Dwi Putra Jaya, tentu menjadi luka dalam bagi semua orang, terutama keluarga. 

Kadek Dwi Putra meninggal dunia, pasca perawatan oleh tim dokter di RSUP Sanglah

Ia menjadi korban jiwa, setelah Oscar dan Kadek Gian terlebih dahulu berpulang. 

Semuanya mengalami luka bakar di atas 50 persen. 

Kadek Dwi Putra menjadi sebagai korban ketiga yang meninggal dunia.

Dengan demikian, tragedi kompor mayat meledak di Gianyar ini masih menyisakan tiga korban lainnya.

Baca juga: KISAH PILU! Kadek Dwi Putra Korban Kompor Mayat Meledak, Alami Trauma Jalan Nafas

Baca juga: MENGENANG Mendiang Kadek Gian, Korban Kompor Mayat Meledak, Ini Kata Temannya

ilustrasi kebakaran - Kadek Dwi Putra meninggal dunia, pasca perawatan oleh tim dokter di RSUP Sanglah. 

Ia menjadi korban jiwa, setelah Oscar dan Kadek Gian terlebih dahulu berpulang. 

Semuanya mengalami luka bakar di atas 50 persen.
ilustrasi kebakaran - Kadek Dwi Putra meninggal dunia, pasca perawatan oleh tim dokter di RSUP Sanglah.  Ia menjadi korban jiwa, setelah Oscar dan Kadek Gian terlebih dahulu berpulang.  Semuanya mengalami luka bakar di atas 50 persen. (Pixabay)

Saat ini ketiga korban masih dirawat secara intensif di RSUP Sanglah, tepatnya di Unit Luka Bakar rumah sakit.

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan RSUP Sanglah, Dr. dr. Agus Roy Rusly Hariantana Hamid, SpBP-RE(K) kemudian menjelaskan kondisi para korban terkini.

Pertama adalah Ketut Adi Wiranata, yang saat ini dalam kondisi stabil dan sadar tanpa ada gangguan kesehatan lainnya.

“Korban saat ini bisa minum, tidak ada sesak, batuk, mual, muntah.

Sempat ada demam namun demamnya tidak parah dan sudah ditangani,” jelas Dokter Roy.

Grade luka bakar pasien adalah 53 persen, dan telah mendapatkan tindakan operasi pada tanggal 23 dan 26 Agustus 2022.

Saat ini, pasien telah dipindahkan ke ruang isolasi dengan perawatan dan penjagaan lebih ketat.

Rencananya korban kompor mayat meledak akan kembali mengikuti tindakan operasi pada Rabu, 31 Agustus 2022 mendatang.

Saat ini ketiga korban masih dirawat secara intensif di RSUP Sanglah, tepatnya di Unit Luka Bakar rumah sakit.

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan RSUP Sanglah, Dr. dr. Agus Roy Rusly Hariantana Hamid, SpBP-RE(K) kemudian menjelaskan kondisi para korban terkini.
Saat ini ketiga korban masih dirawat secara intensif di RSUP Sanglah, tepatnya di Unit Luka Bakar rumah sakit. Dalam konferensi pers yang dilaksanakan RSUP Sanglah, Dr. dr. Agus Roy Rusly Hariantana Hamid, SpBP-RE(K) kemudian menjelaskan kondisi para korban terkini. ((Putu Yunia Andriyani))
Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved