Berita Bangli

Dinas Lingkungan Hidup Bangli Kekurangan Anggaran BBM Lebih dari Rp 300 Juta

Dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) juga dirasakan oleh instansi pemerintahan di Bangli. Pasalnya, kenaikan BBM ini diumumkan setelah ketuk p

Tribun Bali
foto:/merAngkut sampah - Truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli saat melakukan pengangkutan sampah di Pasar Kidul Bangli. Senin (5/9/2022) 

 


TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) juga dirasakan oleh instansi pemerintahan di Bangli.

Pasalnya, kenaikan BBM ini diumumkan setelah ketuk palu APBD Perubahan 2022, sehingga perlu dilakukan penyesuaian.


Misalnya di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli.

Operasional layanan pengangkutan sampah hingga penataan taman membutuhkan tiga jenis BBM.

Yakni Solar, Pertalite, dan Pertamax. Yang mana tiga jenis BBM ini seluruhnya mengalami kenaikan harga.   


Sekretaris DLH, I Gusti Laksana mengatakan, pada APBD Perubahan 2022 pihaknya telah menganggarkan BBM sebesar Rp. 1.115.608.600. Jumlah ini cukup untuk empat bulan.

Namun karena adanya kenaikan harga BBM, alhasil anggaran tersebut kurang.

"Setelah dilakukan penghitungan, kekurangan anggaran BBM mencapai Rp 345.682.600," ungkapnya, Senin (5/9/2022).


Lebih lanjut dikatakan, kebutuhan BBM di DLH Bangli untuk berbagai layanan.

Baca juga: Bahas Ranperda APBD Perubahan 2022, Dewan Soroti Belanja Pegawai

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved