Berita Badung

Penataan Loloan Yeh Poh Tak Ada Sosialisasi Pasti, Masyarakat Desa Adat Canggu Temui Giri Prasta

Masyarakat Desa Adat Canggu, Kuta Utara mendatangi Kantor Bupati Badung guna meminta klarifikasi terkait penataan penataan Lolohan Tukad Yeh Poh. Keha

Tribun Bali
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menerima masyarakat Desa Adat Canggu pada Senin 12 September 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Masyarakat Desa Adat Canggu, Kuta Utara mendatangi Kantor Bupati Badung guna meminta klarifikasi terkait penataan penataan Lolohan Tukad Yeh Poh.

 

Kehadiran perwakilan desa adat ini diterima langsung Bupati Badung Nyoman Giri Prasta bertempat di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Badung, Senin 12 September 2022


Pada saat itu, Bendesa Adat Canggu, Wayan Suarsana mengakui jika bersama perangkat desa lainnya menghadap Bupati Badung terkait penataan Loloa Tukad Yeh Poh. Pihaknya mengaku meminta klarifikasi pasti terkait penataan loloan yeh poh.


"Sebenarnya kami audiensi dalam rangka pembentukan Baga Utsaha Padruen Desa Adat (BUPDA). Namun dalam kesempatan itu kami juga menanyakan terkait normalisasi Loloan Yeh Poh, karena informasinya di masyarakat belum jelas," jelasnya.


Diakui, masyarakat Desa Adat Canggu sebenarnya kurang mendapatkan sosialisasi terkait proyek penataan tersebut. Sosialisasi selama ini hanya  pemerintahan desa saja.

Baca juga: Ini Tuntutan GMNI Denpasar ke Wakil Rakyat, DPRD Bali Segera Tindak Lanjut ke Pemprov dan Pusat


"Jadi  banyak masyarakat yang belum mengetahui proyek normalisasi tersebut," ungkapnya


Diakui, pemahaman masyarakat  normalisasi sungai, namun saat ini,  ada material disana. Pihaknya mengaku kini ada batu kapur dan ada jalan untuk membawa materialnya. 


"Nah itu yang menjadi pertanyaan masyarakat, sementara tadi sudah dijelaskan secara gamblang itu (jalan –red) hanya sementara saja," sambungnya.


Mengetahui tujuan dari penataan tersebut, pihak Desa Adat Canggu pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat telah melakukan penataan untuk meminimalisir banjir. Hadir dalam kesempatan tersebut Perbekel Desa Tibubeneng, Bendesa Adat Canggu, Kelian Banjar Adat Tegal Gundul dan Tokoh masyarakat Tegal Gundul.

Baca juga: Pekerja Non Pegawai Juga Wajib Tersentuh BSU


"Pada prinsipnya kami sangat mendukung program pemerintah. Kami berharap untuk selanjutnya Bapak Bupati beserta jajaran dapat turun langsung ke lapangan melihat langsung permasalahan yang ada di bawah serta dapat memberi solusi," ungkapnya.


Diakui masyarakat tidak ada yang berselisih paham terkait penataan Lolohan Tukad Yeh Poh ini. Namun pihaknya meminta agar ada sosialisasi dilakukan kepada masyarakat ke bawah.


Sementara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Kadis PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba mengatakan, penataan Lolohan Tukad Yeh Poh siap diselesaikan dengan cara sekala dan niskala. 


"Sebelum masa jabatan saya sebagai Bupati berakhir saya pastikan penataan Tukad Yeh Poh dapat dilaksanakan sesuai dengan regulasi dan aturan yang ada," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved