Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

484 Atlet Jalani Tes Psikologi Jelang Porprov Bali

484 atlet asal Buleleng yang akan bertarung dalam Pekan Olahraga Provinsi(Porprov) Bali 2022 mendatang, mulai menjalani tes psikologi, Minggu 25 Septe

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Ratu
Sejumlah atlet Buleleng saat menjalani tes psikologi jelang Porporv Bali 2022, Minggu (25/9). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - 484 atlet asal Buleleng yang akan bertarung dalam Pekan Olahraga Provinsi(Porprov) Bali 2022 mendatang, mulai menjalani tes psikologi, Minggu 25 September 2022.

Tes ini bekerja sama tim psikologi dari Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Ganesha (Undikhsa) Singaraja.

Wakil Ketua II KONI Buleleng, Made Budiawan mengatakan, tes psikologi ini dilakukan untuk mengukur kesiapan mental atlet jelang mengikuti pertandingan, sehingga dapat menciptakan atlet berprestasi.

Sebab menurut Budiawan, prestasi tidak hanya diukur dari kondisi fisik, keterampilan, teknik, taktik dan strategi, melainkan juga mental atlet.

Sejumlah atlet Buleleng saat menjalani tes psikologi jelang Porporv Bali 2022, Minggu (25/9).
Sejumlah atlet Buleleng saat menjalani tes psikologi jelang Porporv Bali 2022, Minggu (25/9). (Tribun Bali/Ratu)

Hasil tes psikologi ini nantinya akan diserahkan ke masing-masing pelatih.

Sehingga para pelatih dapat mengetahui karakter dan cara memotivasi atletnya masing-masing.

"Pelatih akan diajak tidak hanya paham dengan kondisi fisik atletnya saja, tapi kondisi psikologi juga. Apakah atletnya cerdas atau tidak, sehingga dalam memberikan intruksi pelatih bisa menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Apakah atletnya dalam kondisi terpuruk dan tidak mudah bergaul dengam tim, itu nanti dapat ditindaklanjuti oleh pelatihnya," terangnya.

Sementara Ketua Tim Psikologi FIP Undikhsa Singaraja, Nice Maelani Asril mengatakan, dalam tes psikologi ini ada dua komponen yang diukur, diantaranya kecerdasan umum, serta mental juara atlet.

Dimana dalam kecerdasan umum, pihaknya akan melihat apakah para atlet mudah beradaptasi di lingkungan baru saat pertandingan.

Sementara mental juara, akan dilihat bagaimana kemampuan atlet dalam menghadapi stres dan tekanan saat pertandingan, motivasi beprestasi yang dimiliki, zerta kemampuan dalam menerima arahan orang lain.

"Hasil tesnya akan keluar dua minggu lagi. Nanti hasil akan dipresentasikan didepan pelatih, sehingga pelatih paham dengan dinamika kepribadian atletnya," tandasnya. (rtu)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved