Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Penggelapan

Susila Tak Mampu Bayar Waitres, Pria Paruh Baya Nekad Gelapkan Motor Pinjaman di Buleleng

Seorang pria berusia 50 tahun bernama Made Susila kini harus mendekam di balik jeruji besi.

Tayang:
Tribun Bali/ISTIMEWA
BARANG BUKTI - Polisi borgol Susila setelah berhasil ditemukan. Pria 50 tahun itu lakukan penggelapan sepeda motor dengan modus pinjam untuk beli nasi. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Seorang pria berusia 50 tahun bernama Made Susila kini harus mendekam di balik jeruji besi.

Penyebabnya karena pria asal Banjar Dinas Bayad, Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan ini melakukan penipuan dan/penggelapan sepeda motor

Aksinya ini dilakukan pada Kamis (2/4/2026) pukul 09.00 Wita. 

Awalnya, Susila meminjam sepeda motor Honda Scoopy DK 4908 KAU milik I Nyoman Sukedana, dengan alasan beli nasi.

Baca juga: Berpura-Pura Jadi Wisatawan, 5 Pelaku Penggelapan Mobil di Bandara Ngurah Rai Diamankan 

Namun hingga empat hari berselang sepeda motor berwarna hitam-merah itu tak kunjung dikembalikan. 

Atas kejadian tersebut Sukedana mengalami kerugian Rp12 juta. Alhasil peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Kubutambahan pada Senin (6/4). 

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penipuan dan/penggelapan ini.

Tim opnsal Polsek Kubutambahan pun segera dikerahkan untuk melakukan penyelidikan. 

Baca juga: Pungutan Retribusi Pariwisata di Nusa Penida Rawan Penggelapan dan Korupsi, Polisi Pastikan Kawal

"Selama beberapa hari tim melakukan pencarian pelaku. Hingga pada hari Senin (13/4/2026) keberadaan pelaku ditemukan dan pelaku berhasil ditangkap," jelasnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman. 

Kepada polisi, Susila mengaku sepeda motor Honda Scoopy yang dia pinjam telah disita alias ditahan oleh pemilik warung minuman, yang berlokasi di Banjar Dinas Ancak, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan. 

Polisi kemudian mendatangi pemilik warung tersebut.

Baca juga: Pungutan Retribusi Pariwisata di Nusa Penida Rawan Penggelapan dan Korupsi, Polisi Pastikan Kawal

Terungkap alasan sepeda motor disita, karena Susila tidak mampu membayar minuman dan sewa waitres senilai Rp2 juta.

"Oleh pemilik warung, sepeda motor itu selanjutnya digadaikan ke Desa Jagaraga senilai Rp2 juta. Karena pemilik warung butuh modal untuk membeli barang dagangan," ucapnya.

Atas bantuan pemilik warung, sepeda motor milik Sukedana akhirnya bisa diambil, selanjutnya diamankan di Polsek Kubutambahan. (*)

 

 

Berita lainnya di Penggelapan di Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved