Berita Klungkung
Bukit di Dawan Klungkung Bopeng-bopeng, 12 Ruas Jalan Sepanjang 19,4 Kilometer Rusak Parah
akibat pengerukan, merusak lingkungan dan jalan di beberapa desa di Kecamatan Dawan, Klungkung mengalami kerusakan parah.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Aktivitas pengerukan bukit di beberapa desa masih menuai keluhan warga.
Tidak hanya karena dianggap merusak lingkungan, namun juga menyebabkan jalan di beberapa desa di Kecamatan Dawan, Klungkung mengalami kerusakan parah.
Salah satu wilayah yang banyak ditemui jalan rusak parah yakni di Desa Gunaksa, Klungkung.
Jalan kian rusak semenjak adanya aktivitas pengerukan bukit di desa tersebut.
Baca juga: Satpol PP Klungkung Pasang Spanduk Peringatan, Minta Hentikan Pengerukan Bukit di Pura Ratu Pasek
Pengerukan terjadi semakin massif, karena tanahnya dipergunakan untuk keperluan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di eks Galian C.
"Sudah sering warga mengeluh, tapi pengerukan tanah masih terjadi," ujar seorang warga setempat, I Wayan BI (32), Rabu 28 September 2022.
Menurutnya, kerusakan jalan terparah terjadi di seputaran Dusun Buayang dan wilayah Babung.
Jalan ini yang menghubungkan jalan utama menuju lokasi pengerukan bukit.
Kondisinya sangat memrihatinkan.
Jalan berlubang ditemui di banyak titik, dan tanah yang diangkut teruk juga sering berceceran di jalan.
Jika diguyur hujan, jalanan jadi becek dan berlumpur.
Sementara jika kering, debu berterbangan mengganggu pengendara.
"Bukit semakin hancur terus dikeruk. Kami takut kalau terus dikeruk, nanti bukit rata. Bisa jadi bencana. Kami berharap pengerukan bisa berhenti, dan akses jalan yang rusak bisa diperbaiki," harapnya.
Kepala Dinas Lingkungn Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung I Ketut Suadnyana ketika dikonfirmasi menjelaskan, saat ini masih ada 15 titik pengerukan bukit di wilayah Kecamatan Dawan.
Jumlah ini sudah berkurang, karena Bulan Agustus lalu terdata pengerukan bukit di Kecamatan Dawan dilakukan di 40 titik.