Sponsored Content

Observasi di SMP Satap Pejukutan, Anggota Dewan Klungkung Berharap Layanan Wifi Sampai ke Sekolah

DPRD Klungkung melakukan observasi di Kecamatan Nusa Penida, belum tersedianya koneksi internet dari wifi di sekolah

Istimewa
Komisi III DPRD Klungkung saat melakukan observasi di SMP Satu Atap di Desa Pejukutan, Selasa 4 Oktober 2022 - Observasi di SMP Satap Pejukutan, Anggota Dewan Klungkung Berharap Layanan Wifi Sampai ke Sekolah 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Komisi III DPRD Klungkung melanjutkan observasi di Kecamatan Nusa Penida, Bali, Selasa 4 Oktober 2022.

Kali ini kunjungan anggota dewan menyasar SMP Satu Atap di Desa Pejukutan.

Ketika bertemu dengan kepala sekolah dan beberapa guru, anggota dewan menyimpulkan ada beberapa masalah yang masih perlu perhatian.

Misalnya permasalaham belum tersedianya koneksi internet dari wifi di sekolah.

Baca juga: Komisi III DPRD Klungkung Sidak ke Nusa Penida, Antisipasi Kebocoran Retribusi Wisatawan

"Akses wifi belum ada masuk ke daerah itu. Padahal pada era yang serba digital seperti saat ini, kehadiran sinyal internet dari wifi ini sangatlah penting," ujar anggota Komisi III DPRD Klungkung Nengah Mudiana, Selasa 4 Oktober 2022.

Ia menjelaskan, pihak sekolah sebenarnya sudah mendekati 5 provider agar mendapat layanan wifi.

Namun kelima provider tersebut menyatakan belum bisa menyediakan jaringan sampai ke sekolah tersebut.

"Lokasi sekolah ini jauh di atas (perbukitan), jadi provider tidak bisa menjangkau layanan ke sekolah itu," ungkapnya.

Selama ini para guru pun hanya memanfaatkan internet yang sangat terbatas, dengan tethering melalui handphone.

"Proses pelaporan para guru yang semuanya serba online susah karena tidak ada internet yang stabil. Para guru harus pakai tethering yang internetnya tentu sangat terbatas," jelasnya.

Ke depan pihak dewan akan membahas hal ini khusus dengan intansi terkait, untuk dicarikan jalan keluarnya.

Karena kebutuhan internet di setiap sekolah menurutnya sangat urgent, karena pembelajaran saat ini juga mengarah ke teknologi digital.

"Masalah ketersediaan wifi ini sangat urgent. Bagaimana siswa bisa browsing jika internet saja tidak ada," jelasnya.(*).

Kumpulan Artikel Klungkung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved