Berita Bali

Kisah Sosok Pengadeg Ida Hyang Pengutus yang Pernah Dianggap Gila, Tetap Ngayah Sampai Pulau Jawa

Pengadeg Ida Hyang Pengutus atau yang kerap disapa Ida Hyang merupakan seorang pengayah dari Abiansemal.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Harun Ar Rasyid
(Putu Yunia Andriyani)
Sosok Pengadeg Ida Hyang Pengutus yang Pernah Dianggap Gila, Tetap Ngayah Sampai Pulau Jawa 

Kepercayaannya terhadap sekala dan niskala membuat ia tetap berjuang dan bangkit dan tidak memikirkan perkataan orang lain.

Semangatnya semakin membara saat keluarga kecilnya menerima dengan tulus iklas kondisinya seperti saat ini.

“Istri dan dua anak perempuan saya menerima dengan tulus iklas dan mempermasalahkan kondisi Ida.

Semua dilancarkan bahkan anak yang membantu membuat sesajen dengan semangatnya dan semampunya,” tuturnya.

Diketahui istrinya merupakan seorang petani dan anaknya ada yang sudah bekerja dan masih duduk di bangku SMK.

Sejak lahir anak kedua atau sekitar 17 tahun yang lalu, Ida Hyang sudah tidurnya terpisah, termasuk dapur.

Tidak hanya dari rumah, Ida Hyang kemudian mulai mengobati masyarakat di lapangan.

“Dulu saat saya bekerja CNI, saya berjualan kopi gingseng keliling sambil mengobati masyarakat yang sakit.

Kalau ada kebakaran, kecelakaan, atau bencana saya langsung bantu sebisa saya,” jelas Ida Hyang kepada Tribun Bali.

Pengobatan Ida Hyang dilakukan Sendiri dilakukan dengan satu jari telunjuknya.

Ia bercerita pasien akan merasa seperti terbakar, seperti terkena es, atau bahkan tertusuk.

Lelaki yang juga terlibat dalam operasi pencarian WNA yang hilang saat rafting di Tukad Ayung ini juga mengatakan ia juga membantu orang yang akan membangun pura atau membuat barong.

29 tahun menjadi pengayah, sudah banyak tempat yang dikunjungi Ida Hyang.

Terjauh adalah ke Pulau Jawa tepatnya ke Gunung Merapi dan mengunjungi makam Mbah Marijan.

Perjalannya ke Jawa bersama dua orang rekannya menggunakan sepeda motor tanpa membawa bekal sedikitpun.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved