Berita Bali

Kisah Sosok Pengadeg Ida Hyang Pengutus yang Pernah Dianggap Gila, Tetap Ngayah Sampai Pulau Jawa

Pengadeg Ida Hyang Pengutus atau yang kerap disapa Ida Hyang merupakan seorang pengayah dari Abiansemal.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Harun Ar Rasyid
(Putu Yunia Andriyani)
Sosok Pengadeg Ida Hyang Pengutus yang Pernah Dianggap Gila, Tetap Ngayah Sampai Pulau Jawa 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pengadeg Ida Hyang Pengutus atau yang kerap disapa Ida Hyang merupakan seorang pengayah dari Abiansemal.

Saat masih bujang, ia sudah ikut menjadi pengayah juru sapu di Pura Khayangan, Pura Dalem di daerah asalnya.

Namun, jiwa mudanya yang masih menggelora membuat ia mepamit dan mencoba mencari pekerjaan lain.

Ia pernah menjadi mandor Bina Marga Provinsi untuk membantu di lapangan seperti pengaspalan, irigasi, dan sebagainya.

Sosok Pengadeg Ida Hyang Pengutus yang Pernah Dianggap Gila, Tetap Ngayah Sampai Pulau Jawa
Sosok Pengadeg Ida Hyang Pengutus yang Pernah Dianggap Gila, Tetap Ngayah Sampai Pulau Jawa ((Putu Yunia Andriyani))

Adanya panggilan alam secara niskala saat itu membuat ia meninggalkan pekerjaan yang memberikan uang itu.

Dari kecil, Ida Hyang memang sering sakit-sakitan dan jika diperiksakan ke medis tak ditemukan penyakit apapun.

Dibandingkan suka, Ida Hyang sering menemui musibah seperti tenggelam di sungai dan mulutnya pernah bengor.

Sebagai orang Bali yang percaya akan sekala dan niskala, ia kemudian berobat pada orang pintar dan langsung sembuh.

“Saya waktu itu dapat saran agar menjadi pengayah atau pengiring.

Akhirnya saya dibantu bapak dan adik membuat tempat suci di rumah dari pohon bambu dengan atap seng,” kata Ida Hyang.

Tempat suci ini juga ia manfaatkan sebagai tempat masyarakat berobat.

Semakin hari tempatnya semakin ramai dikunjungi hingga membuat Ida Hyang takut bahkan lari dari rumah.

Tersasar kehadirannya sangat diperlukan orang lain, ia akhirnya berusaha memberanikan diri sehingga terbiasa dengan situasi itu.

Dalam kehidupannya, ia pernah mendengar kata-kata buruk tentang dirinya dari orang lain bahkan dari orang terdekat.

Ida Hyang pernah dianggap gila, terlalu Kedewan-dewan, berbuntut sering dicampahkan di lingkungan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved