Berita Nasional
Blibli Umumkan Melantai di Bursa Saham, Simak Struktur Penawarannya
Blibli menyelenggarakan Due Diligence Meeting dan Paparan Publik (Public Expose) terkait rencana IPO pada November 2022 mendatang.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
Adapun dana hasil IPO yang diperkirakan sebanyak-banyaknya Rp 8,1 triliun yang digunakan sebagian untuk pembayaran saldo utang fasilitas, dan sisanya dialokasikan sebagai modal kerja dalam mendukung kegiatan usaha utama dan pengembangan usaha.
Masa penawaran awal atau bookbuilding dilaksanakan mulai 17 Oktober 2022 hingga 24 Oktober 2022.
Masa penawaran umum direncanakan pada 1 hingga 3 November 2022.
Blibli tercatat di Papan Perdagangan Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggunakan kode saham “BELI”.
Untuk rencana aksi korporasi ini, Blibli telah menunjuk PT BCA Sekuritas dan PT BRI Danareksa Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek (Joint Lead Underwriters).
Pada kesempatan yang sama, CEO tiket.com, George Hendrata mengatakan sebagai pionir Online Travel Agent (OTA) di Indonesia, tiket.com mengukuhkan kepemimpinnya di segmen travel dan lifestyle yang membawa nilai tambah bagi ekosistem.
Ia menambahkan, pada tahun 2019, tiket.com juga dinobatkan sebagai “The Fastest Growing OTA in the World”
“Travel dan lifestyle adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Lewat ekosistem terpadu ini, kami percaya dapat semakin memenuhi kebutuhan pelanggan saat mereka sibuk dengan kesehariannya," ucap George. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kegiatan-paparan-publik-Blibli.jpg)