G20 di Bali

Bali Bawa Aura Damai ke Dunia, 150 Ribu Orang Berdoa Demi Sukses KTT G20

Jelang KTT G20 di Bali, Pangdam Udayana Siapkan Pasukan Anti Teror, 150 Ribu Orang Berdoa Demi Sukses KTT G20

Istimewa
Ilustrasi KTT G20 - Bali Bawa Aura Damai ke Dunia, 150 Ribu Orang Berdoa Demi Sukses KTT G20 

“Latihan tanggal 7 November nanti ada Tactical Floor Game tingkat Satgas pamwil dan evakuasi sebelum memasuki TFG tingkat mabes TNI,” paparnya.

Puluhan ribu personel TNI AD dikerahkan oleh Pangdam untuk kesiapsiagaan TNI AD dalam rangka kontijensi.

Apel gelar pasukan digelar secara serentak di seluruh Kodam di Indonesia yang berpusat di Lapangan Monas Jakarta dipimpin langsung oleh KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Sementara di wilayah Kodam IX/Udayana, apel gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Rabu, yang diikuti para prajurit TNI dengan mengerahkan alutsista mereka.

“Yang hadir apel 1.503 orang dan 10.350 orang siap melaksanakan operasi,” kata Pangdam IX/Udayana saat interaktif dengan KSAD melalui video conference dari lokasi.

Kemudian KSAD berpesan kepada Pangdam IX/Udayana dan jajaran agar cermat dan waspada dalam operasi pengamanan Presidensi KTT G20 di Bali.

“Dalam melaksankaan operasi pengamanan presidensi KTT G20, waspadai, cermat siapa dan berbuat apa, di Kodam IX/ Udayana ini adalah pesta internasional yang harus diwaspadai. Yakinkan prajurit betul memahami tugas masing-masing, jangan lengah dan tetap waspada,” ujar Jenderal Dudung.

Terpisah, Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol Firman Nainggolan mengatakan, Polda Bali akan membatasi kecepatan mobil pengawal delegasi G20.

Pembatasan kecepatan mobil pengawal dilakukan lantaran cuaca ekstrem yang menerpa Bali belakangan ini.

“Kita batasi kecepatannya agar tidak menimbulkan masalah di jalan karena cuacanya ekstrem. Batasan kecepatan mobil pengawal delegasi, maksimal 60 Km per jam,” ucap Firman di ITDC Nusa Dua.

Ketua MDA Libatkan Desa Adat

KETUA Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet mengatakan, desa adat turut concern terhadap gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Ia mengatakan, desa adat di Bali turut terlibat dalam menyukseskan konferensi yang puncaknya berlangsung, 14-16 November 2022 dihadiri para kepala negara dan delegasi peserta presidensi.

Ida Penglingsir Agung Sukahet mengimbau kepada seluruh masyarakat Bali untuk bersama-sama mendukung perhelatan bertaraf internasional itu.

Semua kelompok masyarakat di Bali agar menunda kegiatan maupun aksi yang berpotensi mengganggu jalannya KTT G20.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved