G20 di Bali
Mengapa Disebut G20, Padahal Lebih 20 Negara Yang Terlibat?
Mengapa disebut G20? Sepertinya tidak sedikit yang bertanya demikian. Mengapa? Sebab, dalam pertemuan-pertemuan G20, jumlah negara yang hadir memang
Penulis: Sunarko | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Dengan kata lain, pertemuan level tertingginya hanya dihadiri para menkeu dan gubernur bank sentral negara-negara anggotanya.
Namun setelah krisis keuangan global tahun 2008 yang dimulai dari Amerika Serikat (AS), pertemuan tahunan G20 ditingkatkan levelnya, sehingga mencakup pertemuan para pemimpin negara/pemerintahan atau disebut G20 Summit, yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Jadi, KTT sebetulnya adalah salah-satu saja dari sekian level pertemuan yang diadakan oleh G20.
Ada juga pertemuan tingkat menteri, juga pertemuan kelompok kerja (working groups) dan pertemuan kelompok pelibatan (engagement groups) yang diadakan beberapa kali dalam setahun.
KTT pertama G20 diadakan pada 14-15 November 2008 di Washington, AS.
Pada kesempatan itu, para pemimpin negara anggota melakukan koordinasi respon global terhadap dampak krisis keuangan yang terjadi di AS saat itu, dan sepakat untuk melakukan pertemuan lanjutan.
Untuk mempersiapkan KTT setiap tahunnya, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20, bersama-sama dengan para perwakilan pemimpin negara (yang disebut sherpa) melakukan beberapa kali pertemuan dalam setahun.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-17 G20 akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, pada 15-16 November 2022.
Baca juga: Sebanyak 70 Persen Lebih Masyarakat di Indonesia Tak Paham Apa Itu KTT G20
Anggota G20 adalah Argentina, Australia, Brasil, Kanada, China, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa. Spanyol juga diundang sebagai tamu tetap.
Setiap tahun, tuan rumah juga mengundang negara-negara tamu untuk ikut ambil bagian penuh dalam pertemuan-pertemuan G20. Beberapa organisasi internasional dan regional juga turut berpartisipasi, memberikan ruang representasi yang lebih luas di dalam forum G20. (*)