G20 di Bali
38 Pesawat Angkut VVIP, Presiden Rusia Mungkin Tak Hadiri KTT G20 di Bali
KTT G20, Angkasa Pura I memastikan saat melayani penerbangan VVIP, pelayanan penerbangan komersial tetap berjalan seperti biasa
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Turut mendampingi saat peresmian diantaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Bali Wayan Koster.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan gedung VVIP Bandara Ngurah Rai ini penting untuk KTT G20.
"Gedung VVIP ini menjadi penting sebagai representasi kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah G20 di mata Kepala Negara dan delegasi G20. Kami memang ditugaskan Pak Presiden memperbaiki Ngurah Rai, gedung VVIP ini menjadi ikon perbaikan Ngurah Rai," ujar Menhub.
Disinggung apa komentar Presiden Jokowi mengenai gedung VVIP Kreta Bhawana Sanggraha yang baru diresmikan itu, Menhub Budi Karya menyampaikan bahwa beliau mengatakan bagus sekali.
"Tadi Pak Presiden melihat bangunan ini mengatakan bagus sekali. Berkali-kali ngomong bagus, bagus, bagus seperti di Halim. Dan kalau nanti lihat di Sanur pasti surprise bahwa tidak terbayangkan ada pelabuhan yang unik desain dan arsitekturnya," ucap Menhub Budi.
Menurutnya, di tengah Presidensi G20 Indonesia 2022 dan puncak KTT G20 pekan depan pemerintah Indonesia perlu memberikan satu layanan dan impresi bahwa Indonesia sebagai salah satu negara yang memang mempersiapkan konektivitas itu dengan baik, melayani itu dengan safety.
Konsep gedung VVIP Kreta Bhawana Sanggraha Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai adalah suatu bangunan wantilan tradisional Bali modern, simple dengan white.
"Dan ini menjadi satu kebanggaan baru, dan formal Bapak Presiden sudah menentukan akan menggunakan VVIP ini. Bayangkan saat satu Kepala Negara datang Indonesia maka impresi yang pertama mereka lihat adalah bagian ini (VVIP)," kata Menhub Budi Karya.
Mengenai pembangunan tiga pelabuhan segitiga emas (Sanur, Sampalan dan Bias Munjul, Menhub mengatakan, hal tersebut dibangun guna menanggapi keluhan masyarakat dan wisatawan yang akan ke Nusa Penida, Lembongan dan Nusa Ceningan harus basah turun ke bawah baru naik kapal.
"Pak Presiden memerintahkan kami untuk merespon hal tersebut, maka dari itu kita bangun Pelabuhan Sanur, Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul. Segitiga emas yang luar biasa. Nusa Penida selama ini destinasi wisata yang kurang dinomorsatukan begitu ke Bali. Kita harapkan turis harus menambah hari kedatangannya, dengan ke Nusa Penida," kata Menhub. (zae)
Kumpulan Artikel Bali