G20 di Bali

Anggaran Pembangunan Bandara Rp 68 M, Pemeliharaan Infrastruktur Diserahkan ke Pemprov Bali

Presidensi KTT G20, Kementerian PUPR telah berperan aktif mendukung pelaksanaan kegiatan, bangunan VVIP tersebut telah diresmikan Presiden RI

Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN BALI/ Putu Yunia Andriyani
Menteri PUPR Republik Indonesia, Basuki Hadimuljono seusai menghadiri acara rangkaian G20 di Bali membenarkan pembangunan Bandara Internasional Ngurah Rai menghabiskan APBN PUPR sebanyak 68 Miliar dan akan menyerahkan ke Pemprov Bali - Anggaran Pembangunan Bandara Rp 68 M, Pemeliharaan Infrastruktur Diserahkan ke Pemprov Bali 

Basuki pun menambahkan semua infrastruktur dan venue yang ada sudah siap untuk menyambut KTT G20.

Menteri PUPR ini mengatakan semua infrastruktur akan tetap difungsikan secara berkelanjutan.

Infrastruktur akan diserahkan ke Pemerintah Provinsi Bali untuk pemeliharaannya.

“Untuk pemeliharaannya akan diserahkan ke Pemprov Bali. Setelah kita bangun proses selanjutnha adalah kita serahkan ke Pemerintah Provinsi Bali,” tambah Basuki.

Misalnya bangunan VVIP yang ada di lingkup Bandara Ngurah Rai yang tidak akan diserahkan ke Angkasa Pura.

Bangunan tersebut akan diserahkan ke Pemerintah Provinsi Bali karena tanahnya merupakan tanah Pemprov Bali.

Saat ditanya terkait kemampuan Provinsi Bali, Basuki yakin Pemprov Bali mampu mengelola infrastruktur itu dengan baik.

Terutama untuk infrastruktur yang bisa memberikan penghasilan atau pendapatan bagi daerah Provinsi Bali.

Misalnya kawasan hutan mangrove Tahura dan MIC Tanjung Benoa yang bisa dibuka untuk para wisatawan.(*).

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved