Berita Jembrana
Gudang Dapur Warga di Jembrana Ludes Dilalap Si Jago Merah, Pemilik Rumah Sadar Saat Api Sudah Besar
Gudang dapur milik warga di Banjar Delod Pangkung, Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Bali, mengalami kebakaran, Senin 14 November 2022 malam.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Gudang dapur milik warga di Banjar Delod Pangkung, Desa Budeng, Kecamatan Jembrana, Bali, mengalami kebakaran, Senin 14 November 2022 malam.
Satu karung beras serta perabotan tumah tangga milik korban ludes dilalap si jago merah. Beruntungnya tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp10 Juta.
Menurut informasi yang diperoleh, bangunan milik warga bernama I Putu Edi Susianta (38) ini diketahui mengalami kebakaran sekitar pukul 20.00 WITA.
Baca juga: Jembrana Target 22 Emas di Porprov 2022, Bonus Atlet Perak dan Perunggu Diusulkan Naik 100 Persen
Bermula dari korban bersama istrinya sedang duduk di depan teras rumahnya.
Namun, mereka justru melihat api sudah membesar di dalam gudang dapurnya yang berisi berbagai alat dapur dan bahan pokok makanan.
Seketika, ia pun bergegas untuk mengecek dan selanjutnya meminta bantuan kepada tetangga sekitar untuk membantu memadamkan api.
Korban bersama tetanggannya sempat melakukan penanganan secara manual.
Baca juga: Jembrana Target Peringkat 4 di Porprov Bali 2022, Teladani Semangat Makepung
Tak berselang lama, sejumlah mobil pemadam kebakaran (Damkar) Jembrana datang untuk membantu penanganan dan api pun berhasil padam.
Dari kejadian tersebut, satu karung beras dengan berat 50 kg serta seluruh peralatan dapur di dalamnya ludes terbakar.
Tak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp10 Juta. Dugaan sementara, peristiwa kebakaran disebabkan oleh percikan api akibat korsleting listrik.
Baca juga: Jembatan Darurat di Jembrana, Disiapkan Anggaran Rp1,2 Miliar, Target Sebelum 31 Desember 2022
"Diduga korsleting listrik yang kemudian menimbulkan percikan api kemudian membakar isi gudang dapur tersebut," ungkap Kapolsek Kota Jembrana, Iptu I Putu Budi Santika saat dikonfirmasi, Selasa 15 November 2022.
Dia mengimbau, agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati. Sebab, bencana bisa terjadi dimanapun dan kapanpun.
"Kami mohon untuk tetap waspada," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Berita Jembrana