Berita Klungkung

Seleksi Terbuka Calon Kadis di Klungkung, Bupati Suwirta Enggan Pilih yang Main Aman

Seleksi Terbuka Calon Kadis di Klungkung, Bupati Suwirta Enggan Pilih yang Main Aman

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta - Nyoman Suwirta mengaku memiliki catatan dan kriteria khusus untuk pejabat yang akan dipilihnya, mulai dari rekam jejak, kepercayaan, hingga kedekatan. Walau diakuinya sejak seleksi dibuka, ada ASN yang ikut seleksi tiba-tiba melakukan pendekatan kepadanya. 

SEMARAPURA,TRIBUN-BALI.COM - Panitia mengumumkan peringkat 3 besar, seleksi terbuka posisi kepala dinas untuk lima formasi di lingkungan Pemkab Klungkung, Senin (28 November 2022).

Meskipun diumumkan 3 nama di masing-masing formasi, pilihan terakhir nama yang dipercaya menempati jabatan tetap ditentukan oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Nyoman Suwirta mengaku memiliki catatan dan kriteria khusus untuk pejabat yang akan dipilihnya, mulai dari rekam jejak, kepercayaan, hingga kedekatan.

Walau diakuinya sejak seleksi dibuka, ada ASN yang ikut seleksi tiba-tiba melakukan pendekatan kepadanya.

"Ada (ASN) yang tiba-tiba dekat. Biasalah tiba-tiba mereka pendekatan," ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Senin (28 November 2022).

Suwirta enggan menyebut kedekatan yang dimaksud. Ia hanya menyatakan, jika kedekatan juga menjadi salah satu faktor penentu dari calon kepala dinas yang akan dipilihnya. Namun tidak bagi yang tiba-tiba mendekat.

"Banyak ASN yang baru akan ada promosi, baru komunikasi ke saya. Itu yang tidak bagus," tegasnya.

Berangkat dari pengalaman sebelumnya, Suwirta juga tidak mau memilih calon kepala dinas yang tidak mau bekerja dan hanya main aman.

Baca juga: Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Klungkung, Penyidik Kantongi Salinan Ijazah Dari KPU RI

Dirinya juga sangat hati-hati memilih calon kepala dinas, dan lebih mengedepankan yang bisa ia ajak bekerjasama.

"Saya sangat tidak mau lagi pilih ASN yang hanya main aman, tidak ada inovasinya. Saya sangat berhati-hati menentukan, karena saya ingin membuat pondasi birokrasi yang baik untuk dilanjutkan setelah saya tidak lagi menjadi bupati," jelas Suwirta.

Sehingga Suwirta memastikan dirinya tidak akan memilih berdasarkan rangking dari penilaian tim panitia seleksi.

Hal prerogatif akan dimanfaatkanya, untuk memilih kepala dinas yang sesuai dengan kriterianya.

"Walaupun ada perangkingan, saya tidak yakin No 1 yang akan saya pilih. Saya punya catatan tersendiri terkait calon-calon itu. Paling penting bisa bekerja, memiliki loyalitas, dan ada rasa memiliki untuk Klungkung," ungkapnya. 

Sementara Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom mengungkapkan, seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), sepenuhnya menjadi ranah eksekutif.

Namun anggota dewab berharap pejabat eselon II (setingkat kadis) yang terpilih nanti mampu memangku amanah jabatan.

"Nantinya bagaimana seorang pejabat yang terpilih, dalam memangku amanah jabatan bisa bekerja secara baik dan profesional," harapnya.

Dalam seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (setara Kadis) di Pemkab Klungkung ini, ada lima jabatan yang dilelang yakni Direktur RSUD Klungkung, Inspektur Daerah Klungkung, Kasatpol PP dan Damkar, Dinas Pariwisata, dan Dinas Perhubungan. Ada 23 peserta dalam seleksi JPTP ini. (mit)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved