Sponsored Content

Pekerja Informal Terima Santunan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan Santunan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,

ist
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menyerahkan santunan pada Ni Ketut Parmini selaku ahli waris dari I Ketut Antara 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan Santunan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Jumat (2/12/2022). Penyerahan Santunan didampingi Kepala BPJS  Ketenagakerjaan Gianyar Pandu Aria, Kadis Sosial Ida Ayu Gede Sutha dan Kadis Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangli Ni Luh Ketut Wardani. 

Bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, santunan diserahkan secara simbolis pada Ni Ketut Parmini selaku ahli waris dari I Ketut Antara asal Desa Sukawana, Kintamani.  

Pada kesempatan itu, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan apresiasinya kepada BPJS  Ketenagakerjaan Gianyar. Pihaknya mengakui program ini sangat bermanfaat bagi para peserta. Baik keluarga kurang mampu maupun UMKM.

"Hanya dengan Rp 16.800 banyak manfaat yang diterima. Meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, jaminan kematian dan jaminan kehilangan pekerjaan," ungkapnya.

Bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut ini menambahkan, pihaknya akan terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Edukasi juga akan menyasar pengusaha-pengusaha yang mengurus izin usahanya di Bangli, agar wajib melengkapi pernyataan untuk mengikutsertakan seluruh pegawainya sebagai peserta BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan. 

"Bagi penerima manfaat dari BPJS ketenagakerjaan ini, kami berharap agar  dapat dipergunakan untuk usaha sehingga taraf ekonomi keluarga bisa meningkat sesuai harapan," tandasnya. 

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gianyar Pandu Aria menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan ialah program yang dibentuk oleh pemerintah guna memberikan perlindungan sosial ekonomi kepada para pekerja. Dalam hal ini, pemberi pekerjaan wajib untuk mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Sedangkan untuk manfaatnya, dapat dinikmati baik saat masih bekerja ataupun saat purna kerja," jelasnya.

Teruntuk hari ini, lanjut Pandu, pihaknya menyerahkan kepada Bupati Bangli berupa tiga simbolis kartu BPJS ketenagakerjaan untuk tiga peserta. Seluruhnya berupa santunan jaminan kematian (JKM) dan jaminan hari tua (JHT). "Selanjutnya santunan diserahkan langsung oleh Bapak Bupati kepada peserta atas nama I Ketut Antara asal Desa Sukawana sejumlah Rp. 51.835.180 dan beasiswa untuk 1 anak sejumlah Rp. 84.000.000 yang diterima Ni Ketut Parmini selaku ahli waris," tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved