Berita Karangasem

Kasus Gigitan Anjing Rabies di Karangasem Naik Drastis, Tahun Ini Bertambah 73 Kasus

Kasus gigitan anjing rabies tahun 2022 di Karangasem meningkat drastis dibanding  tahun 2021.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Freepik.com
Ilustrasi anjing rabies - Kasus Gigitan Anjing Rabies di Karangasem Naik Drastis, Tahun Ini Bertambah 73 Kasus 

Tahun 2022 populasi anjing diprediksi capai 74.105 lebih, diperkirakan mengalami kenaikan beberapa ribu.

Hampir 80 persen anjing diliarkan tuannya serta anjing liar.

Baca juga: Dinas Pertanian Buleleng Lakukan Vaksinasi Anti Rabies, 70 Persen Anjing Ditargetkan Tervaksin

Anjing bertuan diperkirakn hanya 10 persen.


Kasus gigitan rebies ditemukan di beberapa desa di Karangasem.

Seperti di Desa Nongan, Besakih, Rendang, Pempatan, Pesaban, Tianyar, Ban, Tianyr Barat, Baturinggit, Budekeling, Bebandem, Sibetan, Bungaya, Kelurahan Subagan, Kelurahan Karangasem,  Abang, Purwakerti, dan lain.


"Untungnya tak ada korban jiwa akibat kasus gigitan anjing rabies. Yang bersangkutan sudah diberikan vaksin oleh petugas. Korban hanya alami luka," tambah Suata Berata.


Untuk menekan kasus anjing positif rabies, Dinas Pertanian Karangasem terus menggenjor proses vaksin.

Desa zona merah rabies di Karangasen menjadi prioritas pemberian vaksin anti rabies.

Puluhan desa yang menjadi prioritas adalah desa zona merah di delapan kecamatan tersebut. (*)

 

 

 

Berita lainnya di Rabies di Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved