Berita Bali

Akhir Tahun Pantai di Badung, Bali Dipenuhi Sampah Kiriman, 56 Ton Sudah Berhasil Dikumpulkan

Akhir tahun sejumlah Pantai di Kabupaten Badung, Bali dipenuhi sampah kiriman, total 56 ton sampah sudah berhasil dikumpulkan DLHK Badung.

Ist
Tumpukan sampah yang menepi di sejumlah Pantai di Kabupaten Badung yang dibersihkan DLHK pada Senin 26 Desember 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sejumlah Pantai di Badung saat ini dipenuhi dengan sampah kiriman.

Bahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat pun mencatat sudah ada 56 Ton sampah yang diangkut dari sejumlah pantai, seperti pantai Jeran, Kuta dan Petitenget.

Kendati demikian pembersihan pantai pun rutin dilaksanakan.

Hal itu untuk menjaga keindahan pantai yang menjadi daya tarik wisata ke Kabupaten Badung.

Kabid Pengelolaan Kebersihan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun  DLHK Badung,  A.A Gede Agung Dalem pun mengakui bahwa sampah kiriman muncul saat terdapatnya badai dan gelombang tinggi beberapa waktu lalu.

Tidak hanya sampah dari sungai, namun sampah dari beberapa daerah juga menepi di Badung

"Sampah kembali muncul dengan jumlah banyak saat cuaca ekstrim yang terjadi beberapa hari terakhir. Namun sudah kami atensi," ujar Agung Dalem Senin 26 Desember 2022.

Birokrat asal Klungkung itu menyeutkan untuk penanganan sampah di pantai,  DLHK menyiagakan personil sebanyak 300 orang untuk membersihkan sejumlah pantai di Badung.

Selain tenaga kebersihan, juga ada 7 alat berat yang membersihkan sepanjang pantai yang ada.

Baca juga: Selama Gelaran Denfest 2022, DLHK Denpasar Angkut 45 Ton Sampah

"Untuk tenaga keberaihan kita bagi ada yang wilayah Kuta Utara yakni pantai petitenget, Kuta, sampai pantai Jerman. Total ada 300 tenaga kebersihan yang kami kerahkan," tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan selama tiga hari terakhir, DLHK Badung sudah mengangkut sampah pantai sebanyak 56 Ton.

Sampah itu pun sampai saat ini masih terlihat, namun jumlahnya tidak banyak.

"Ada beberapa yang masih ada yang sudah habis namun masih terlihat sedikit. Mengingat sampah di pantai masih terlihat," jelasnya.

Diakui dadi pengangkutan sampah yang dilakukan, pantai Kuta jumlah sampahnya paling banyak mencapai kurang lebih 15 truk.

Selanjutnya di Pantai camplung 8 truk, pantai Legian 5 truk.

"Sementara Seminyak Petitenget sampai siang ini masih ada sampah yang tercecer. Karena kita lakukan bertahap dan secara bergilir," ucapnya.

Kendati demikian Agung Dalem akan berusaha membersihkan sampah pantai selama libur tahun baru ini.

Mengingat kini wisatawan sudah menggeliat dan untuk datang ke Badung.

"Kita akan memaksimalkan pembersihan sampah pantai ini. Bahkan kami prediksi sampah pantai karena adanya angin muson barat ini terjadi sampai bulan Maret mendatang," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved