Berita Tabanan

Bendesa Adat Kota Tabanan Minta Perayaan Pergantian Tahun Dirayakan di Banjar Masing-masing

Perayaan pergantian tahun 2022-2023, sebentar lagi akan diperingati oleh masyarakat di seantero Nusantara.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
KOMPAS.com/M ZAENUDDIN
Perayaan pergantian tahun 2022-2023, sebentar lagi akan diperingati oleh masyarakat di seantero Nusantara. Khusus di Tabanan, pusat-pusat yang akan menjadi perayaan ialah di Gedung Kesenian I Ketut Maria. Namun, pihak Desa Adat Tabanan khusus untuk wilayah yang masuk di Desa Adat Kota Tabanan, diminta untuk melaksanakan di masing-masing banjar adat. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Perayaan pergantian tahun 2022-2023, sebentar lagi akan diperingati oleh masyarakat di seantero Nusantara.

Khusus di Tabanan, pusat-pusat yang akan menjadi perayaan ialah di Gedung Kesenian I Ketut Maria.

Namun, pihak Desa Adat Tabanan khusus untuk wilayah yang masuk di Desa Adat Kota Tabanan, diminta untuk melaksanakan di masing-masing banjar adat.

Baca juga: Tahun Baru di Bali, DJ Tom Staar Akan Meriahkan Pesta Akhir Tahun di Beach Club El Kabron Bali

Baca juga: SELAMAT TAHUN BARU 2023! Simak Ragam Ucapan Selamat Tahun Baru dari Figur Terkenal, Sebar ke Sosmed

Perayaan pergantian tahun 2022-2023, sebentar lagi akan diperingati oleh masyarakat di seantero Nusantara.

Khusus di Tabanan, pusat-pusat yang akan menjadi perayaan ialah di Gedung Kesenian I Ketut Maria.

Namun, pihak Desa Adat Tabanan khusus untuk wilayah yang masuk di Desa Adat Kota Tabanan, diminta untuk melaksanakan di masing-masing banjar adat.
Perayaan pergantian tahun 2022-2023, sebentar lagi akan diperingati oleh masyarakat di seantero Nusantara. Khusus di Tabanan, pusat-pusat yang akan menjadi perayaan ialah di Gedung Kesenian I Ketut Maria. Namun, pihak Desa Adat Tabanan khusus untuk wilayah yang masuk di Desa Adat Kota Tabanan, diminta untuk melaksanakan di masing-masing banjar adat. (KOMPAS.com/M ZAENUDDIN)

Bendesa Adat Kota Tabanan, I Gusti Gede Ngurah Siwa Genta, mengatakan bahwa masyarakat adatnya diimbau supaya terfokus pada wilayah banjar masing-masing.

Hal itu sama halnya, ketika perayaan di tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19 terjadi.

Dengan fokus di masing-masing banjar, maka akan mudah untuk melakukan pemantauan.

Dengan catatan, tidak juga menggunakan badan jalan.

Terlebih lagi penggunaan jalan protokol.

“Kami bertujuan untuk memudahkan pengawasan.

Jadi adik-adik yang akan membuat perayaan bisa lebih intens kami pantau,” ucapnya Jumat 30 Desember 2022.

Siwa Genta mengaku, terkait dengan penggunaan kembang api, maka pihaknya juga berharap penggunaan sesuai dengan ketentuan aparat keamanan.

Tidak menggunakan petasan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Bahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak keamanan, khususnya Polres Tabanan, untuk bisa memeroleh data terkait pedagang kembang api.

“Pokoknya harus bertanggungjawab.

Kalau petasan sudah pasti tidak boleh.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved