Berita Bali
2 Mobil dan 4 Motor Terbakar di Padangsambian Denpasar, Diduga Kena Percikan Kembang Api
Sebuah bangunan dan sejumlah kendaraan milik AA (52), warga asal Padangsambian, Denpasar dilahap si jago merah pada Minggu 1 Januari 2023 dini hari.
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebuah bangunan dan sejumlah kendaraan milik AA (52), warga asal Padangsambian, Denpasar dilahap si jago merah pada Minggu 1 Januari 2023 dini hari.
AA yang juga merupakan mantan kontraktor itu menuturkan, mulanya ia hendak tidur bersama keluarganya sekitar pukul 02.00 WITA.
Beberapa saat berselang, ia dibangunkan oleh tetangganya lantaran sang tetangga melihat kobaran api yang cukup tinggi di garasi milik AA.
Baca juga: PNBP Tembus 120 Milliar, Kantor Imigrasi Denpasar Catatkan Kinerja Positif Selama Tahun 2022
“Tiang (saya) dibangunin sama anak-anak kos, karena dia tau ada api. Apinya sudah meledak-ledak,” ujar AA saat ditemui di kediamannya pada Minggu 1 Januari 2022.
Mulanya, api membakar sepeda motor Scoopy miliknya yang terparkir di garasi. Lantaran kobaran api yang cukup besar, dua mobil yang juga terparkir di garasinya ikut terbakar.
Baca juga: Viral Video Pengeroyokan Di Pedungan Denpasar, Kapolsek Densel Bantah Adanya Pemerkosaan
Sontak, AA kemudian menghubungi pemadam kebakaran guna membantu memadamkan api.
Lantaran tak dapat dihubungi, kolega dari AA kemudian menyambangi kantor pemadam kebakaran yang berada di seputar Lapangan Kompyang Sujana, Denpasar.
Selama menunggu unit pemadam kabakaran tiba, api kemudian menjalar hingga menghanguskan sebagian bangunan miliknya.
30 menit berselang, pemadam kebakaran tiba di kediaman AA dan segera memadamkan api.
Baca juga: Lebarkan Sayap di Timur Indonesia, Citilink Buka Rute Baru Denpasar-Tambolaka PP
Ia mengatakan, sekitar 6 unit mobil pemadam kekabaran dikerahkan dalam kejadian tersebut.
AA mengaku, sepeda motor Scoopy miliknya dalam keadaan normal dan tidak pernah terjadi masalah kelistrikan.
Ia menduga, kebakaran terjadi lantaran sepeda motor Scoopy miliknya terkena percikan kembang api.
“Scoopy dalam keadaan dingin, normal. Kunci juga tidak nyantel. Karena situasi seperti ini, pas kejadian malam itu, otomatis asumsi kita kan kembang api,” ujar AA saat ditemui Tribun Bali pada Minggu 1 Januari 2023.
Baca juga: SOSOK Perempuan Korban Pembunuhan di Kamar Kos di Denpasar: Dikenal Ramah dan Berasal dari Batam
Bahkan, ia juga mengaku tak memberi izin keluarganya untuk bermain kembang api. AA dan keluarganya hanya menonton kembang api melalui garasi miliknya.
“Tiang (saya) tidak merayakan tahun baru. Tidak main kembang api. Tiang (saya) nonton di garase itu. Tiang memang tidak izinkan anak-anak untuk main kembang api,” tambahnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.