Berita Bangli

Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Bangli Kecelakaan Usai Mancing, Dikenal Rajin dan Perhatian ke Siswa

Seorang guru Bahasa Indonesia di SMAN 1 Bangli alami kecelakaan usai pulang dari mancing. Ia dikenal sebagai sosok yang rajin dan perhatian ke siswa.

Ist
Kiri : Polisi ketika melakukan olah TKP usai kejadian kecelakaan di Jalan Kusumayudha pada Sabtu 7 Januari 2023. Kanan : Nengah Sugita saat dilarikan ke RSU Bangli. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Hendak pulang ke rumah usai mancing bersama temannya, I Nengah Sugita justru mengalami musibah kecelakaan.

Pria yang merupakan guru SMAN 1 Bangli ini sempat dilarikan ke RSU Bangli, namun akhirnya tidak selamat dan meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat Nengah Sugita bersama temannya pergi memacing ikan di wilayah kecamatan Susut, Bangli, Bali pada Sabtu 7 Januari 2023 malam.

Pria 58 tahun itu mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Xeon dengan nomor polisi DK 3158 PV.

Puas memancing, Nengah Sugita dan temannya bersiap pulang ke rumah di wilayah Banjar/Kelurahan Kawan, Bangli, Bali.

Namun naas saat melintas di jalan Kusumayudha, Nengah Sugita yang merupakan guru Bahasa Indonesia itu mengalami kecelakaan.

Ia terjatuh dari sepeda motornya akibat jalan licin usai diguyur hujan.

Kanit Laka Sat Lantas Polres Bangli, Ipda I Ketut Karya saat dikonfirmasi Minggu 8 Januari 2023 membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tunggal (out of control), yang terjadi di ruas jalan Kusumayudha tersebut.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 22.45 Wita.

Baca juga: Balita 3 Tahun Selamat, Kecelakaan Mobil Tabrak 3 Motor di Klungkung Bali

"Setelah mendapat informasi itu, kami langsung menuju TKP, serta membawa korban ke RSU Bangli untuk mendapatkan penanganan. Saat dibawa ke rumah sakit, kondisi korban masih sadar," ungkapnya.

Dari hasil olah TKP, lanjut Ipda Ketut Karya, Nengah Sugita diduga terpeleset saat melintas di jalan yang licin.

Naasnya korban saat itu tidak mengenakan helm dan mengalami benturan pada bagian kepala.

"Setelah menjalani perawatan di RSU Bangli kondisi korban drop dan tidak sadarkan diri, hingga dinyatakan meninggal dunia," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA I Bangli, Wayan Suarya dihubungi terpisah mengaku baru mengetahui kabar meninggalnya I Nengah Sugita pada Minggu, 8 Januari 2023 pagi.

Rencananya besok Senin, 9 Januari 2023 ia bersama guru-guru lain akan melayat ke rumah duka.

Lanjut Wayan Suarya, almarhum merupakan guru senior, yang sudah mengajar di SMAN 1 Bangli sejak tahun 1987.

Ia merupakan guru Bahasa Indonesia di kelas X dan XII.

"Beliau merupakan seorang guru yang rajin dan perhatian kepada siswa," tandasnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved