Pelanggaran HAM Berat
Presiden Akui 12 Pelanggaran HAM Berat, Toko Wong Jadi Saksi Bisu, Pembantaian Saat G30S di Jembrana
Presiden mengakui adanya pelanggaran HAM berat, di antaranya peristiwa pembantaian tahun 1965-1966, yang juga terjadi di Bali.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Ingatan saksi mata terkait peristiwa G30S di Jembrana masih sangat kuat.
Seperti yang dialami I Ketut Sudibya (65) yang melihat langsung peristiwa mencekam saat itu.
Ia mengaku melihat sangat jelas bagaimana peristiwa G30S itu mengangkut para tahanan ke Toko Wong hingga dikembalikan ke mobil pengangkut dalam kondisi meninggal dunia.
Ketut Sudibya saat itu masih berusia 8 tahun lebih.
Saat itu, dia duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD), namun ia masih mengingat jelas bagaimana peristiwa itu terjadi.
Apalagi, salah satu kerabatnya juga ikut dalam peristiwa tersebut karena berprofesi sebagai anggota TNI.
"Kebetulan memori saya sangat kuat. Saya masih ingat betul kondisi mencekam waktu itu," tutur pria berperawakan tinggi dengan rambut putih itu.
Dia melanjutkan, pada masa itu, ia melihat jelas bagaimana sebuah mobil mengangkut puluhan orang kemudian diturunkan di depan Toko Wong.
Selanjutnya, mereka yang disebut sebagai para pentolan, simpatisan dan yang dituduh sebagai PKI diminta masuk ke ruangan di toko tersebut.
Tak lama kemudian, satu per satu dari mereka yang diangkut tersebut, kembali dikeluarkan dengan kondisi berbeda, yakni meninggal dunia.
Mayat mereka tampak digotong bahkan ada yang diseret oleh sejumlah orang menuju sebuah mobil.
Selanjutnya mayat tersebut dikirim atau dibuang di suatu tempat.
Sesuai penuturan tetuanya, mereka dibantai dengan berbagai cara, mulai dari ditembak di tempat dan ada juga yang ditusuk.
Namun, sebagian besar ditembak.
"Informasinya dibawa ke Pantai Candikusuma. Mereka katanya dibuang di sana," tutur pria kelahiran 1957 di Kelurahan Lelateng ini.
liputan khusus
Toko Wong
pelanggaran HAM berat
G30S
pembantaian
Berita Jembrana hari ini
Berita Bali hari ini
Joko Widodo
Tribun Bali
bantuan sosial
Jembrana
Bali
Gianyar
Presiden Jokowi Akui Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu, Korban Semanggi I Sebut Pencitraan! |
![]() |
---|
Peringatan Hari HAM Sedunia Ke-74, Badung Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM dari Kemenkumham RI |
![]() |
---|
Temuan Komnas HAM Terkait Tragedi Kanjuruhan: PSSI Langgar Aturan FIFA |
![]() |
---|
Komnas HAM Tergaskan Gas Air Sebabkan 132 Orang Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan: Kami Ada Dokumen |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.