Pelanggaran HAM Berat

Presiden Akui 12 Pelanggaran HAM Berat, Toko Wong Jadi Saksi Bisu, Pembantaian Saat G30S di Jembrana

Presiden mengakui adanya pelanggaran HAM berat, di antaranya peristiwa pembantaian tahun 1965-1966, yang juga terjadi di Bali.

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Bangunan Toko Wong yang menjadi saksi bisu peristiwa Gerakan 30 September 1965 di Jalan Kalimutu, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis 12 Januari 2023. 

Anak dari pembeli Toko Wong, Tafakur Ega mengatakan, ia mendengar dari para tetua setempat.

Menurutnya, transaksi jual beli bangunan itu antara ayahnya dan pemilik sebelumnya.

Bangunan tersebut dibeli pada 1972 atau 7 tahun setelah peristiwa G30S.

"Orangtua kami baru ke sini tahun 1972. Sebelumnya dari Tabanan," katanya.

Dulu sebelum pindah ke Jembrana, kata dia, kondisi rumah tersebut masih sama dengan kondisi seusai pembantaian G30S.

Banyak bekas tembakan pada dinding tembok dan papan kayu dalam rumahnya.

Terutama pada ruangan depan dekat jalan yang lebih dikenal dengan kamp tahanan.

"Tapi sebelum pindah ke sini, rumah ini direhab oleh orangtua saya. Bahkan tukangnya juga bawa dari Tabanan," kenangnya.

Dia mengatakan, sesuai penuturan tetua, saat peristiwa tersebut, darah di rumah tersebut berceceran bahkan sampai menggenang hampir selutut orang dewasa.

"Tapi kisah ini saya ceritakan dari cerita orang juga. Banyak lagi kisah lainnya, tapi pada intinya tempat ini (Toko Wong) menjadi tempat eksekusi saat itu," tuturnya.

Selain ruangan depan, kata dia, pada bagian belakang selatan rumah seluas 50x12 meter tersebut juga terdapat sumur tua. Konon, sumur tersebut digunakan sebagai tempat pembuangan mayat sisa pembantaian.

Namun, saat ini sumur tersebut sudah ditutup dan rata dengan tanah.

Namun, ketika ada rerahinan (hari keagamaan) dirinya selalu menghaturkan sesajen minimal canang sebangai persembahan.

Bagaimana dengan situasi rumah saat ini? Pria yang akrab disapa Pak Ega ini menuturkan, selama ini kondisinya cukup kondusif.

Artinya tidak ada hal aneh yang terjadi atau berkaitan dengan peristiwa mengerikan yang terjadi 57 tahun silam itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved