Berita Buleleng

Sekda Buleleng Tak Mau Buru-Buru Isi Jabatan Dua Asisten yang Kosong

Dua jabatan asisten Sekda Buleleng kosong. Namun Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengaku tak mau terburu-buru untuk segera mengisi kekosongan itu.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Pj Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Dua jabatan asisten Sekda Buleleng kosong. Namun Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengaku tak mau terburu-buru untuk segera mengisi kekosongan itu.

Ia akan melakukan pengkajian terlebih dahulu, agar pejabat yang ditugaskan untuk mengisi kekosongan tersebut memiliki kualifikasi yang tepat. 

Dikonfirmasi Kamis 12 Januari 2023, Lihadnyana mengatakan, dalam menempatkan seorang pejabat, pihaknya harus melakukan assesment terlebih dahulu.

Baca juga: Bakal Ketemuan dengan Wanita Kenalan di Facebook, Pemulung Asal Buleleng Diamankan Polres Bangli

Salah satunya dengan melihat kompetensi yang dimiliki oleh pejabat eselon II yang ada di lingkup Pemkab Buleleng


"Tidak mudah itu. Saya maunya untuk menempatkan sebuah jabatan itu harus melihat kompetensi yang dimiliki oleh orang. Jadi assessment dulu. Jangan sampai misalnya tidak punya basic di PU saya tempatkan di PU."

"Makanya setiap penempatan pegawai harus ada assessment dulu, biar bisa berkinerja," jelasnya. 

Baca juga: Penemuan Mayat di Buleleng, Luh Suci Diduga Meninggal 2-3 Hari Sebelum Ditemukan


Namun saat disinggung kapan sekiranya jabatan yang kosong itu akan diisi, pejabat asal Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu, Buleleng ini mengaku tidak ingin terburu-buru.

Ia bahkan lebih memilih untuk membentuk tata kelola pemerintahan terlebih dahulu. "Ya saya lebih penting tata kelola kedalam dulu. Nanti juga harus ada persiapan high level meeting, launching digitalisasi," singkatnya. 


Sementara Kepala BKPSDM Buleleng, Gede Wisnawa mengatakan, untuk mengisi kekosongan jabatan dua asisten di Setda Buleleng, Pj Bupati Buleleng dapat menggeser pejabat eselon 2.

Baca juga: Ditemukan Membusuk! Luh Suci Warga Buleleng Bali Diduga Meninggal Dunia 2-3 Hari Sebelumnya

Setelah pergeseran itu, baru lah pihaknya melakukan seleksi terbuka, dengan meminta rekomendasi dari KASN. 


"Kami sudah ajukan rekomendasi ke KASN untuk bisa melakukan pergeseran. Kalau rekomendasi sudah turun, baru kami bisa berproses. Sampai sekarang rekomendasinya belum turun," terangnya. 


Seperti diketahui, dua jabatan Asisten Setda Buleleng yakni Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, serta Asisten Administrasi Umum kosong lantaran pejabat sebelumnya pensiun pada Desember 2022 kemarin.

Baca juga: BPBD Buleleng Siapkan Rp 110 Juta Untuk Sewa Alat Berat Dalam Penanganan Bencana Alam

Kekosongan itu diisi sementara waktu oleh Plt. Di mana Putu Karuna yang saat ini menjabat sebagai Kepala Inspektorat Buleleng juga ditugaskan menjadi Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan.

Sementara Plt Asisten Administrasi Umum diisi sementara waktu oleh Gede Sugiartha Widiada yang juga menjabat sebagai Kepala BPKPD Buleleng. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Buleleng

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved