Berita Bali

RENUNGAN! Jangan Mengaku Diri Susah, Simak Penjelasan GMH Untuk Hidup Tenang & Bahagia

Dalam kehidupan nyata, sudah merupakan kebiasaan karena ambisi dan ego yang ditempatkan melambung tinggi.Membuat manusia merasa hidupnya susah.

ask
Seharusnya yang dilakukan pertama, bukanlah menunggu pertolongan dari yang lainnya. Melainkan introspeksi diri dan mencoba berpikir lebih jernih kenapa hidupnya menjadi susah. Namun, saat melakukan introspeksi diri pun, masih sering memikirkan orang lain sebagai penyebab susahnya. Padahal dalam rumus Antroteologi, bahwa disarankan dalam introspeksi diri sebaiknya ia mencari penyebab susahnya dalam dirinya sendiri. Agar mampu melakukan perubahan ke arah lebih baik. 

TRIBUN-BALI.COM - Dalam kehidupan nyata, sudah merupakan kebiasaan karena ambisi dan ego yang ditempatkan melambung tinggi.

Membuat manusia merasa hidupnya susah.

Ketika merasa susah, munculah keluhan demi keluhan.

Keluhan - keluhan ini kemudian akan tersimpan, dalam memori pikiran sebagai pertanda negatif.

Bahwa ia merasa kekurangan, dan sedang membutuhkan pertolongan.

Baca juga: RENUNGAN MALAM, Terapi Bahasa (Nirvana Voices) Dari GMH Untuk Ketenangan Jiwa

Baca juga: KISAH PILU Kadek Rista Gangguan Jiwa, Dipasung Hingga Sembuh Dibantu GMH

Ilustrasi pusing - Dalam kehidupan nyata, sudah merupakan kebiasaan karena ambisi dan ego yang ditempatkan melambung tinggi.

Membuat manusia merasa hidupnya susah.

Ketika merasa susah, munculah keluhan demi keluhan.

Keluhan - keluhan ini kemudian akan tersimpan, dalam memori pikiran sebagai pertanda negatif.

Bahwa ia merasa kekurangan, dan sedang membutuhkan pertolongan.
Ilustrasi pusing - Dalam kehidupan nyata, sudah merupakan kebiasaan karena ambisi dan ego yang ditempatkan melambung tinggi. Membuat manusia merasa hidupnya susah. Ketika merasa susah, munculah keluhan demi keluhan. Keluhan - keluhan ini kemudian akan tersimpan, dalam memori pikiran sebagai pertanda negatif. Bahwa ia merasa kekurangan, dan sedang membutuhkan pertolongan. (sleepadvisor.org via Cewekbanget.id)

Seharusnya yang dilakukan pertama, bukanlah menunggu pertolongan dari yang lainnya.

Melainkan introspeksi diri dan mencoba berpikir lebih jernih kenapa hidupnya menjadi susah.

Namun, saat melakukan introspeksi diri pun, masih sering memikirkan orang lain sebagai penyebab susahnya.

Padahal dalam rumus Antroteologi, bahwa disarankan dalam introspeksi diri sebaiknya ia mencari penyebab susahnya dalam dirinya sendiri.

Agar mampu melakukan perubahan ke arah lebih baik.

Selama ia mencari kambing hitam ( menuduh orang lain sebagai penyebab), maka kambing putih (ia sendiri sebagai penyebab) tidak akan mampu terlihat.

Jika mengacu pada ajaran Sastra Yoni Twa, tidaklah mudah menjadi orang susah.

Karena untuk menjadi orang susah harus memenuhi beberapa syarat.

GMH alias Guru Mangku Hipno, akademisi, ahli metafisika dan Teohipnoterapi.
GMH alias Guru Mangku Hipno, akademisi, ahli metafisika dan Teohipnoterapi. (ask)

Jika beberapa syarat belum dipenuhi, maka sebenarnya ia bukanlah orang susah.

"Ia hanyalah orang yang memilih menempatkan dirinya, menjadi orang susah dan menyusahkan dirinya sendiri," jelas GMH, sapaan akrabnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved