Berita Nasional

Densus 88 Tangkap Teroris di Yogyakarta, Polda Bali Sebut Situasi di Bali Aman dan Kondusif!

AW yang sempat ditahan di Lapas Nusa Kambangan, soal kasus narkoba itu disinyalir terlibat jaringan terorisme Anshor Daulah.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Ida Bagus Putu Mahendra/Tribun Bali
Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, menuturkan Polda Bali telah berkoordinasi dengan Densus 88 Mabes Polri yang berada di Bali. Hal tersebut dilakukan guna memantau gerakan radikal maupun aksi terorisme, melalui individu yang dicurigai pihak kepolisian. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Densus 88 Mabes Polri, menangkap seorang terduga teroris berinisial AW (39) di Yogyakarta pada Minggu 22 Januari 2023 lalu.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Tribunnews, AW telah ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat kepolisian.

Dari tangan tersangka, aparat kepolisian mengamankan dua buah bom rakitan siap pakai.

AW yang sempat ditahan di Lapas Nusa Kambangan, soal kasus narkoba itu disinyalir terlibat jaringan terorisme Anshor Daulah.

Baca juga: Dua Bom Rakitan Siap Ledak di Rumah Terduga Teroris di Sleman Yogyakarta!

Baca juga: UPDATE Kasus Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, 18 Saksi Mulai Dipriksa, Dugaan Jaringan Teroris

Pasalnya, AW juga kerap mempropagandakan soal ISIS (Islamic State of Iraq and Syria).

Menanggapi hal tersebut, Polda Bali melalui Kabid Humas Polda Bali mengatakan, situasi kamtibmas di wilayah Bali aman dan kondusif.

“Untuk di Bali, itu aman dan kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon pada Rabu 25 Januari 2023.

Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, menuturkan Polda Bali telah berkoordinasi dengan Densus 88 Mabes Polri yang berada di Bali.

Hal tersebut dilakukan guna memantau gerakan radikal maupun aksi terorisme, melalui individu yang dicurigai pihak kepolisian.

Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, menuturkan Polda Bali telah berkoordinasi dengan Densus 88 Mabes Polri yang berada di Bali.

Hal tersebut dilakukan guna memantau gerakan radikal maupun aksi terorisme, melalui individu yang dicurigai pihak kepolisian.
Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, menuturkan Polda Bali telah berkoordinasi dengan Densus 88 Mabes Polri yang berada di Bali. Hal tersebut dilakukan guna memantau gerakan radikal maupun aksi terorisme, melalui individu yang dicurigai pihak kepolisian. (Ida Bagus Putu Mahendra/Tribun Bali)

“Kita selalu koordinasi dengan Densus 88 yang ada di Bali, untuk memantau situasi kamtibmas.

Itu kita pantau kalau ada warga yang dicurigai, atau ada kegiatan radikal maupun terorisme,” ujarnya kepada Tribun Bali.

Selain berkoordinasi dengan Densus 88 Mabes Polri, Polda Bali juga menerjunkan personel intelijen.

Mantan Kabid Humas Polda Sumatera Barat itu menambahkan, Polda Bali melalui Ditreskrimsus Polda Bali secara rutin menggelar patroli siber.

Untuk patroli siber ini, dilakukan guna memantau konten-konten yang dinilai mengandung propaganda terorisme di media sosial.

“Dari kita (Polda Bali) intelijen juga ada, dan patroli siber di media sosial untuk memantau konten-konten yang mengandung terorisme,” pungkas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved