Berita Klungkung

Rumah Deret KK Miskin di Klungkung Terhambat Sejumlah Persoalan, dari Tanah hingga Akses Jalan

Rumah deret untuk warga miskin rencananya akan dibangun di wilayah Desa Sulang, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Akses jalan menuju lokasi rencana dibangunnya rumah deret di Desa Sulang, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Kamis (2/2/2023). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Rumah deret untuk warga miskin rencananya akan dibangun di wilayah Desa Sulang, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali.

Namun sampai saat ini, tanah Pemkab Klungkung yang rencananya menjadi lokasi pembangunan rumah deret itu masih berupa tegalan dan belukar.


Selain itu, pembangunan rumah deret itu juga masih ada permasalahan akses jalan.

Baca juga: Kadek Murni Khawatir Dapurnya Tergerus Longsor di Kecamatan Dawan Klungkung Bali


Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, Gusti Agung Putra Mahajaya menjelaskan, ada 65 KK miskin yang diusulkan untuk tinggal di rumah deret itu.

KK miskin yang diusulkan, merupakan yang sama sekali tidak memiliki lahan untuk tempat tinggal.


"Usulan sudah kami verifikasi, dan kami dapatkan angka 65 KK ini yang akan kami usulkan untuk tempati rumah deret ini," jelas Gusti Agung Putra Mahajaya, Rabu (2/2/2023).

Baca juga: Tahanan di Polres Klungkung Bali Diajak Berolahraga dan Berjemur


Menurutnya, saat ini usulan rumah deret itu sudah diusulkan ke Kementerian Sosial. Pemkab Klungkung masih menunggu realisasi usulan rumah deret yang dianggarkan mencapai Rp9 miliar tersebut.


"Saat ini posisi usulan masih menunggu konfirmasi Kemensos," jelasnya.


Selain itu, masih ada masalah akses jalan menuju lokasi dibangunnya rumah deret tersebut.

Baca juga: Menjamurnya Arak Gula Pasir Meresahkan, Penjualan Arak di Klungkung Kini Macet

Berdasarkan informasi, ada warga yang belum rela melepas tanahnya untuk akses jalan menuju ke lokasi pembangunan rumah deret bagi KK miskin tersebut.


"Akses jalan awalnya ada dua, dari Sulang dan dari perumahan di Desa Paksebali. Kalau akses jalan dari Sulang, memang ada pemilik lahan yang masih berhalangan. Sehingga ada alternatif jalannya dari perumahan di wilayah Desa Paksebali," jelas Gusti Agung Putra Mahajaya. 


Rumah deret tersebut dibangun di lahan sekitar 1 hektar. Selain rumah hunian, rencananya akan ada kegiatan pemerdayaan dan kegiatan kewirausahaan di lokasi tersebut. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved