Berita Bali

Kecelakaan Dokar di Denpasar, Kusir Masih Dirawat di IGD RSUP Prof. Ngurah, Begini Kondisinya 

Proses evakuasi INP (70) kusir yang menjadi korban dalam kecelakaan tunggal di Jalan Letda Made Putra, Denpasar oleh petugas ambulans PMI Denpasar.

Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Proses evakuasi INP (70) kusir yang menjadi korban dalam kecelakaan tunggal di Jalan Letda Made Putra, Denpasar oleh petugas ambulans PMI Kota Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasca kecelakaan tunggal di Denpasar Barat, kusir dokar yang mengalami musibah kecelakaan itu telah dievakuasi.

Proses evakuasi dilakukan oleh PMI Kota Denpasar, kepada sang kusir dokar dari lokasi kejadian di Jalan Letda Made Putra, Denpasar.

Berdasarkan laporan dari petugas ambulans PMI Kota Denpasar, lelaki 70 tahun itu ditemukan dalam kondisi sadar.

Sebelum dievakuasi, tim petugas ambulans dari PMI Kota Denpasar telah melaksanakan beberapa pengecekan.

Baca juga: Tak Bisa Dikendalikan, Dokar Tabrak Pohon di Denpasar, Kusir Luka Robek dan Diduga Patah Tulang

Baca juga: Unik, Polresta Denpasar Antar Personel Purnatugas dengan Naik Dokar

Kecelakaan dokar di Jalan Letda Regug Denpasar, Bali, Minggu 5 Februari 2023.
Kecelakaan dokar di Jalan Letda Regug Denpasar, Bali, Minggu 5 Februari 2023. (Tribun Bali/Putu Supartika)

Korban dengan inisial INP ini, mengalami dislokasi atau cedera akibat pergeseran pada persendian di pergelangan tangan kanannya.

Hal ini sudah diatasi dengan pemasangan bidai, pada area tubuh tempat terjadinya dislokasi.

Selain itu, korban juga mengalami sobek atau luka terbuka pada kaki kanan.

Terlihat juga robek pada pelipis korban, dan lecet-lecet pada kedua tangannya.

Semua luka di area bagian luar tersebut, sudah diatasi dengan melakukan penutupan pada lokasi pendarahan.

Setelah melakukan cek tanda-tanda vital, diketahui saturasi korban yaitu 97 persen dan denyutan nadinya 77 kali per menit.

Petugas mengatakan, kondisi yang dialami korban tergolong parah sehingga dengan segera juga langsung dievakuasi ke IGD RSUP Prof. Ngoerah.

“Iya kondisinya parah baik di tangan maupun di kakinya, kemungkinan sih harus dirawat lebih lanjut,” kata petugas ambulans.

Wartawan Tribun Bali juga sempat melihat kondisi korban masih dirawat di IGD RSUP Prof. Ngoerah.

Terkait dengan hal tersebut, keluarga korban yang juga sempat ditemui wartawan tidak ingin memberikan komentar lebih lanjut.

Berdasarkan pantauan wartawan, korban masih dirawat hingga pukul 18.00 wita pada Minggu, 5 Februari 2023. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved