Pemilu 2024

Anies Baswedan Hadir di Apel Siaga Pemenangan PKS 2024, Kenang Dukungan PKS di Pilgub Jakarta 2017

Anies Baswedan sampaikan sejumlah pesan, kepada para kader PKS guna menyongsong Pemilu 2024 mendatang.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
(Tangkapan layar akun instagram @pk_sejahtera)
Suasana saat Anies Baswedan, Ketua Majelis Syura PKS, Presiden PKS, dan Sekjen PKS meninjau pasukan Apel Siaga Pemenangan PKS 2024 di Lapangan Madya Gelora Bung Karno Jakarta. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Anies Baswedan sampaikan sejumlah pesan, kepada para kader PKS guna menyongsong Pemilu 2024 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Anies Baswedan, dalam pidatonya saat Apel Siaga Pemenangan PKS 2024 di Lapangan Madya Gelora Bung Karno, Jakarta pada Minggu 26 Februari 2023.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, dalam proses ke depan, baik kader PKS maupun pendukung Anies Baswedan diimbau untuk tidak melakukan sejumlah hal yang dinilai dapat memicu konflik.

Setidaknya ada 4 pesan yang disampaikan oleh Anies Baswedan, yaitu tidak membuat hoaks, tidak perlu memaki-maki yang menyerang, tidak perlu mengarang-ngarang, dan tidak melebih-lebihkan prestasi yang telah dicapai.

Baca juga: Pohon Tumbang Jalur Singaraja-Gilimanuk Sebabkan Kemacetan Hingga Tiga Jam

Baca juga: Pemerintah Jembrana Sediakan SAR 22 Vial Tahun Ini, Capaian Vaksinasi Rabies Sudah 32,98 Persen

 

“Yang mendukung jalan perjuangan ini, dalam kerja-kerja ke depan, kita tidak perlu membuat hoaks, tidak perlu memaki-maki yang menyerang.

Kita tidak perlu mengarang-ngarang, juga tidak perlu melebih-lebihkan capaian,” ungkap Anies Baswedan.

Bagi Anies Baswdan, masyarakat dapat menilai kualitas tokoh melalui rekam jejak dan karya-karya yang telah dibuatnya.

Selain menyampaikan sejumlah pesan, Anies Baswedan juga bernostalgia mengenai kiprah PKS yang telah beberapa kali memenangkan pemimpin di Indonesia.

Seperti misalnya ketika pemenangan Susilo Bambang Yudhoyono pada Pilpres 2004 dan pemenangan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta tahun 2017 silam.

“Semangat ini mengingatkan kita semua pada suasana 20 tahun lalu menjelang Pilpres 2004,” tuturnya.

Anies Baswedan mengatakan, PKS merupakan partai politik pertama yang bergabung dengan koalisi untuk mendukung Susilo Bambang Yudhoyono sebagai capres kala itu.

“PKS pertama kali gabung koalisi mencalonkan presiden di 2004. Dan adapa hasilnya ? Kemenangan,” ungkapnya.

Suasana saat Anies Baswedan, Ketua Majelis Syura PKS, Presiden PKS, dan Sekjen PKS meninjau pasukan Apel Siaga Pemenangan PKS 2024 di Lapangan Madya Gelora Bung Karno Jakarta.
Suasana saat Anies Baswedan, Ketua Majelis Syura PKS, Presiden PKS, dan Sekjen PKS meninjau pasukan Apel Siaga Pemenangan PKS 2024 di Lapangan Madya Gelora Bung Karno Jakarta. ((Tangkapan layar akun instagram @pk_sejahtera))

Sementara itu, pada Pilgub Jakarta tahun 2017, Anies Baswedan mendapat dukungan dari sejumlah partai politik termasuk PKS.

Kendati disuguhkan dengan berbagai macam hasil survey, Anies Baswedan menyebut kader PKS tak gentar dan bahkan berhasil memenangkannya menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

“Terasa juga pada 2016 (Pilgub Jakarta 2017), PKS memberikan mandat kepada kami sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta.

Perjuangan besar saat itu, kembali menghasilkan kemenangan,” kenang Anies Baswedan.

Di akhir, Anies Baswedan menjelaskan, kemenangan bukan soal logistik maupun kemenangan.

Namun, kemenangan diraih atas kerja keras, cerdas, dan tuntas. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved