Pemilu 2024

Tarung Berebut Kursi DPRD Bali, Tjok Gita Tidak Gentar Hadapi Tiga Nama Besar

"Leluhur Kami Sejak Lama Bergelut di Politik", Tjok Gita Tidak Gentar Hadapi Tiga Nama Besar, Tarung Berebut Kursi DPRD Bali dari PDIP Klungkung

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Fenty Lilian Ariani
Eka Mita Suputra
Tjokorda Istri Agung Putri Gitaloka 

SEMARAPURA, TRIBUN-BALI.COM -  PDIP Klungkung telah membocorkan empat nama kadernya yang akan memperebutkan kursi legislatif DPRD Bali pada Pemilu 2024.

Kali ini PDIP berani mengusung kader muda untuk ikut bersaing dengan kader senior.

Dari empat nama tersebut, dua kader yang maju kembali ke Pileg DPRD Bali pada 2024 yakni incumbent Tjokorda Gede Agung dan Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati.

Sementara nama lainnya, I Nyoman Suwirta yang memutuskan ikut maju memperebutkan kursi DPRD Bali, setelah mengakhiri masa jabatan sebahgai Bupati Klungkung. Serta seorang newcomer dari peta perpolitikan Klungkung, Tjokorda Istri Agung Putri Gitaloka.

Nama terakhir, merupakan putri sulung dari mantan calon Bupati Klungkung, Tjokorda Bagus Oka.

Keberaniannya dalam maju sebagai Caleg DPRD Bali memberikan warna tersendiri dalam perpolitikan di Klungkung.

Mengingat di usianya yang belum genap 22 tahun, ia sudah berani mengambil langkah untuk masuk sebagai kader PDIP dan mendaftar maju ke DPRD Bali.

"Saya bergabung ke PDIP sekitar Desember 2022 lalu, setelah menyelesaikan studi di Universitas Udayana," ujar cewek yang akrab dipanggil Tjok Gita, Rabu (8/3) lalu.

Tjok Gita yang baru menyelesaikan kuliah Prodi Matematika di Fakultas MIPA Unud, merasa terinspirasi dari sosok sang ayah yang juga sebelumnya bergelut di dunia politik.

Sang ayah, Tjokorda Bagus Oka pernah dua kali maju sebagai Calon Bupati Klungkung pada periode tahun 2013-2018 dan 2018-2023.

"Leluhur kami sejak lama bergelut di politik, dan kami dari keluarga puri tentu punya kesempatan juga untuk ngayah di masyarakat. Saya sudah mengikuti bagaimana ajik (ayah), ikut maju menjadi calon bupati. Jadi secara tidak langsung ingin ikut berkecimpung juga di politik," ujar Tjok Gita.

Apalagi ia melihat adanya peluang kuota perempuan untuk DPRD Bali dari Dapil Klungkung. Kesempatan itu tidak ingin ia sia-siakan.

"Saya lihat ada kesempatan (maju ke DPRD Bali), saya coba daftar. Apakah saya layak atau tidak sebagai DPRD Provinsi Bali, itu tergantung DPD PDIP Bali. Ajik saya sangat mendukung langkah saya ini," ungkap Tjok Gita.

Tjok Gita bahkan mengaku tidak gentar, dengan tiga nama besar yang nantinya menjadi pesaingnya untuk memperebutkan kursi di DPRD Bali.

Padahal jatah DPRD Bali untuk Kabupaten Klungkung hanya tiga kursi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved