Pemilu 2024
Tarung Berebut Kursi DPRD Bali, Tjok Gita Tidak Gentar Hadapi Tiga Nama Besar
"Leluhur Kami Sejak Lama Bergelut di Politik", Tjok Gita Tidak Gentar Hadapi Tiga Nama Besar, Tarung Berebut Kursi DPRD Bali dari PDIP Klungkung
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Fenty Lilian Ariani
Pertama Tjokorda Gde Agung yang merupakan incumbent di DPRD Bali saat ini.
Tjok Agung juga merupakan Wakil Bupati Klungkung pada masa pemerintahan I Wayan Candra. Bahkan ia sempat menjadi bupati, saat menggantikan Wayan Candra yang maju ke DPR RI.
Menariknya, Tjok Gita dan Tjok Agung masih kerabat di Puri Klungkung. Sehingga perebutan suara antara keduanya akan menarik.
Selanjutnya Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, yang juga incumbent DPRD Klungkung. Politisi asal Nusa Penida tersebut berhasil meraup suara tertinggi di Bumi Serombotan pada Pileg 2019 lalu dengan raihan 23.410 suara.
Serta terakhir yakni I Nyoman Suwirta yang merupakan Bupati Klungkung selama dua periode. Menjadi bupati dua periode, membuktikan pengaruh politisi asal Nusa Ceningan itu masih sangat kuat di Klungkung.
"Tidak ada gentar dan harus optimis. Kalau tidak mencoba, tidak tau hasilnya. Saya akan jalani, bagaimana pun hasilnya. Saya dikasi pengalaman oleh orang tua, untuk selalu optimis bagaimana pun hasilnya. Berani maju menjadi calon legislatif di usia 22 tahun, menurut saya sudah luar biasa untuk proses pengembangan diri saya kedepan," ungkap Tjok Gita.
Targetkan Generasi Milenial dan Z
Nama Tjokorda Istri Agung Putri Gitaloka memang masih baru dari kancah perpolitikan di Klungkung. Namun dara kelahiran 25 April 2001 itu, tidak asing bagi generasi muda di Klungkung.
Tjok Gita selama ini dikenal aktif di berbagai organisasi di Klungkung, dan hal ini juga menjadi peluang baginya untuk meraih raupan suara.
Ia menargekan, mampu mendapatkan potensi suara dari kalangan pemilih milenial (25 tahun-40 tahun), serta pemilih dari generasi Z (18 tahun-25 tahun).
"Sasaran saya memang fokus untuk menggarap potensi generasi milenial dan generasi Z," ungkap Tjok Gita.
Tjok Gita selama ini aktif di berbagai organisasi, diantaranya BEM Fakultas MIPU Universitas Udayana pada 2021-2022 dan Humpunan Mahasiswa Matematika pada tahun 2020.
Juga sebagai pengurus Jegeg Bagus Klungkung dari tahun 2018, serta pengurus di e-sport Klungkung.
"Saya juga aktif berwirausaha. Mulai dari mencoba bisnis air kumkuman hingga beternak," jelasnya.
Jika nanti dipercaya terpilih menjadi anggota dewan dari Provinsi Bali, ia akan mengajak generasi muda untuk mengembangkan pertanian dalam artian luas.
Misalnya saja memaksimalkan potensi komoditas sapi Bali. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.