Berita Jembrana
Bocah Tenggelam di Negara Jadi Pelajaran, Polisi Tegaskan Semua Orang Tua Harus Fokus!
Kepergian bocah 3,5 tahun saat bermain, dan tercebur di kolam areal Twin Tower Kota Negara, menjadi duka mendalam bagi keluarga.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Kepergian bocah 3,5 tahun saat bermain, dan tercebur di kolam areal Twin Tower Kota Negara, menjadi duka mendalam bagi keluarga.
Tak hanya itu, juga menjadi pelajaran berharga bagi seluruh orang tua yang ada di dunia.
Bahwa, mendampingi anak saat bermain harus fokus dan tidak bersambilan.
Sebab, jika ada kelalaian bisa berujung fatal.
Baca juga: BREAKING NEWS - Bocah 3,5 Tahun Tenggelam Usai Tercebur di Kolam Twin Tower Negara
Baca juga: Neneknya Sempat Berteriak Histeris, Nyawa Putu Bagus Tak Terselamatkan Setelah Tercebur ke Kolam

Kapolsek Kota Jembrana, Iptu I Putu Budi Santika, menekankan kepada seluruh masyarakat terutama para orang tua agar tidak lalai, saat mengajak anak bermain.
Pihak orang tua atau keluarga harus fokus saat mengasuh anak, terlebih saat anak masuk kategori masih dalam pengawasan.
"Siapapun orang tua yang mengajak anak masih dalam kategori pengawasan, terlebih di tempat umum agar tetap fokus. Artinya jangan teledor," tegasnya.
Menurutnya, peristiwa yang mengakibatkan seorang anak 3,5 tahun meninggal dunia saat ini diduga karena keteledoran pihak keluarga saat mengasuh.
Ia tercebur ke kolam yang tingginya mencapai 1,5 meter, karena tanpa pengawasan keluarga.
"Peristiwa yang terjadi hari ini kami duga sebagai keteledoran pihak keluarganya. Sehingga agar tidak terulang, semua harus fokus saat mengasuh," tegasnya lagi.
Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama yang mengajak anak ke areal Gedung Soekarno Kota Negara, agar tidak mendekati kolam.

Sebab, pemerintah sudah menyediakan tempat khusus yakni taman bermain anak yang lokasinya berada di belakang gedung.
Apalagi, pada sisi barat dan timur belum terbangun pagar pembatas, sehingga bisa berpotensi terjadi hal serupa ke depannya.
"Sejatinya sudah diberikan tempat khusus bermain. Tapi karena diduga teledor, anak tersebut justru berlari dan tercebur ke kolam," tandasnya. (*)
Antrian Mengular hingga Masjid Gilimanuk, Cuaca Buruk, Pelabuhan Gilimanuk Ditutup Hampir 2 Jam |
![]() |
---|
Cuaca Buruk, Pelabuhan Gilimanuk Ditutup Hampir Dua Jam, Kendaraan Mengular Hingga 1 Kilometer |
![]() |
---|
EKS Mantri Bank Tersangka Dugaan Korupsi Rp1,5 M Lebih, Sayu Gelapkan Saldo Nasabah & Kredit Fiktif |
![]() |
---|
Eks Mantri Bank Diduga Korupsi 1,5 M di Bali, Gelapkan Saldo Mengendap Nasabah hingga Kredit Fiktif |
![]() |
---|
Dua PNS Jembrana Bali Dipecat Tahun Ini, Tersandung Kasus, Semaradani: Bekerja Sesuai Tupoksi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.