Berita Bali
Diduga Serangan Jantung, Seorang Lansia Ditemukan Meninggal di Kos, Ini Kata Polresta Denpasar
Jenazah seorang lansia berinisial BH itu, ditemukan pada Rabu (12/4/2023) sekitar pukul 21.30 Wita.
Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Penemuan jenazah kembali terjadi. Kini penemuan jenazah tersebut, terjadi di sebuah kamar kos yang berada di Jalan Teuku Umar Barat.
Jenazah seorang lansia berinisial BH itu, ditemukan pada Rabu (12/4/2023) sekitar pukul 21.30 Wita.
Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan lebam mayat di tempat tidurnya.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menerangkan, korban ditemukan oleh anaknya.
Baca juga: Kasus ODGJ di Karangasem Tembus Angka 1.107, Simak Pemicunya Berikut Ini
Baca juga: 1.385 WNA Miliki KTP-el Dengan Domisili Kabupaten Badung, Kok Bisa?

“Korban ditemukan oleh saksi yang merupakan anaknya, setelah beberapa kali tidak dapat dihubungi,” ucap AKP Sukadi, Kamis (13/4).
Saksi yang merupakan anak korban berinisial DH (35) dikerahui tinggal di kawasan Jalan Glogor Carik Denpasar. Keduanya bertemu terakhir Senin (10/4) sekitar pukul 20.00 wita di tempat kos korban.
Setelah pulang, DH pun sempat mencoba menghubungi ayahnya, namun tidak bisa. Ia menduga ayahnya kehabisan kuota internet, sehingga tak merasa curiga. Selanjutnya, pada Rabu (12/4) sekitar pukul 17.30 Wita, saksi ke kos korban.
DH meihat pintu kos masih terkunci, dan AC dalam keadaan hidup, juga lampu kamar masih menyala. Saat itu juga, DH sempat mengintip dari jendela dan terlihat kaki ayahnya saja.
“Saksi mendobrak pintu dan mencongkel jendela. Setelah terbuka dan saksi sempat goyangin tubuh korban ternyata sudah kaku,” tambahnya.
Hal tersebut langsung dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas untuk ditindaklanjuti. Pukul 21.20 Wita, petugas Inafis Polresta Denpasar tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Korban sudah mengalami lebam mayat.
"Pada hidung korban mengeluarkan darah. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik kekerasan akibat benda tajam maupun kekerasan akibat benda tumpul,” jelas AKP Sukadi.
Menurut keterangan DH, ayahnya kemang memiliki riwayat penyakit jantung. “Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit sesuai keterangan anak korban, bahwa korban mempunyai riwayat sakit jantung,” papar AKP Sukadi.
Dugaan itu didukung dengan ditemukan beberapa jenis obat-obatan di kamar korban. Juga ditemukan hasil cek lab. “Saat ini jenasah korban dititipkan di Ruang Jenasah RSUP Prof Ngoerah Sanglah Denpasar,” tutup AKP Sukadi. (*)
UPAYA PHDI Denpasar Ringankan Beban Umat, Gelar Upacara Menek Kelih Hingga Metatah Massal |
![]() |
---|
Gelar Aksi Damai ke Kantor Gubernur, Partai Buruh Exco Bali Tuntut Stop PHK dan Hapus Outsourcing |
![]() |
---|
Kejati Bali Dorong Penanganan Tindak Pidana Korupsi Lewat Mekanisme DPA, Lazim di Luar Negeri |
![]() |
---|
Pemprov Bali Nantikan Pusat Untuk Penentuan Lokasi Tersus LNG |
![]() |
---|
Cuaca Buruk, Pelabuhan Gilimanuk Bali Ditutup Hampir Dua Jam, Antrean Kendaraan Mengular |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.