Berita Bali
Dishub Bali Pelajari Penyebab Kebakaran Shuttle Listrik di Parkiran Besakih
Dinas Perhubungan Provinsi Bali membenarkan peristiwa shuttle listrik yang terbakar di Gedung Parkiran Pura Besakih, Karangasem, Bali.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dinas Perhubungan Provinsi Bali membenarkan peristiwa shuttle listrik yang terbakar di Gedung Parkiran Pura Besakih, Karangasem pada, Jumat 14 April 2023 dini hari.
Ketika dikonfirmasi, IGW Samsi Gunarta selaku Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bali menjelaskan akan mempelajari penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
Baca juga: Diguyur Hujan Lebat, Bupati Tabanan Pimpin Sembahyang Sradha Bhakti Penganyar di Pura Besakih
“Maaf belum bisa info banyak. Sedang kita pelajari masalahnya di bagian mana, supaya bisa dicegah kejadian yang sama,” jelasnya pada, Jumat 14 April 2023.
Shuttle tersebut terbakar ketika sedang diisi daya atau charging di SPKLU yang berada didalam gedung parkir dan berkapasitas 9 orang.
Jumlah shuttle saat ini berkurang 1 sehingga saat ini tersedia 11 unit shuttle. Jumlah shuttle akan terus ditambah dan sore ini akan tiba 2 unit dari Jakarta.
Baca juga: Pamedek Dukung Gubernur Koster Wujudkan Kawasan Suci Besakih Bersih dari Sampah Plastik
“Akan bertambah terus sampai akhir bulan ini (shuttle listrik). Sekarang masih di jalan 2 unit. Mudah-mudahan sore ini sudah sampai Bali,” imbuhnya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan kurang lebih 30 kendaraan listrik untuk para pamedek atau umat Hindu yang akan bersembahyang saat Upacara Karya Ida Betara Turun Kabeh pada Purnama Kedasa, Rabu 5 April 2023.
Baca juga: Pemkab Bangli Ngaturang Bakti Penganyar Di Pura Agung Besakih
Ketika dikonfirmasi, IGW Samsi Gunarta selaku Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bali mengatakan saat ini kendaraan listrik yang baru tersedia di Besakih sebanyak 12 yang terdiri dari 6 shuttle besar dan 6 buggy.
Sementara kendaraan sisanya masih menanti dari Jakarta.
“Kalau sudah ada barangnya (kendaraan listik) kita belum dapat, barangnya datangnya tersendat-sendat. Sudah pesan tapi yang belum disediakan masih proses dia,” ungkap, Samsi pada, Rabu 5 April 2023.
Baca juga: Tata Fasilitas di Besakih, Pamedek Hingga Pedagang Sate Ungkap Terima Kasih ke Gubernur Bali Koster
Kendaraan listrik untuk persembahyangan para pemedek ini dipesan di Jakarta dan pabriknya berada di Bandung.
Kendaraan listrik ini akan bertambah setiap hari dan masih berproses.
Untuk datangnya kendaraan listrik perhari, tergantung pada pengiriman. Biasanya kendaraan dikirim 1-2 unit ke Bali. Pengiriman kendaraan listrik sudah dilakukan sejak tanggal 1 April 2023 lalu. (*)
Berita lainnya di Berita Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.