Berita Karangasem

Usai Minum Kepala Gede Dana Malah Dipukul Botol Beer, Begini Kondisinya!

Peristiwa penganiayaan terjadi di wilayah Kintamani, Bangli, Bali. Seorang pria dipukul dengan botor beer, usai minum bersama.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Gede Dana saat dirawat di puskesmas pasca mengalami penganiayaan. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Peristiwa penganiayaan terjadi di wilayah Kintamani, Bangli, Bali

Seorang pria dipukul dengan botor beer, usai minum bersama.

Akibatnya pria bernama Ngakan Gede Dana itu mengalami luka robek di bagian dahi.

Informasi yang dihimpun, kasus tersebut berawal pada hari Rabu (26/4/2023).

Sekitar pukul 20.00 Wita, Gede Dana mengunjungi kamar kos I Komang Jos.

Baca juga: Peternak Mengeluh! Harga Babi Turun Rp 3.000 Per Kg di Karangasem

Baca juga: Enam Bulan Pasca Banjir Bandang di Bilukpoh Jembrana Bali, Kadek Budra Kembali Tata Halaman Rumah

Gede Dana saat dirawat di puskesmas pasca mengalami penganiayaan.
Gede Dana saat dirawat di puskesmas pasca mengalami penganiayaan. (Istimewa)

Di kamar tersebut ada I Wayan Suastika dan Jro Koming, yang saat itu ketiganya sedang minum arak dan beer.

Gede Dana pun diajak gabung, dan selanjutnya minum bersama.

Selang beberapa saat setelah minum, Gede Dana sempat ngobrol dengan Jro Koming.

Namun secara tiba-tiba, Jro Koming memukul Gede Dana menggunakan botol beer.

Akibat kejadian itu, Gede Dana mengalami luka robek pada bagian dahi sebelah kanan.

Selang sehari kemudian, pria 35 tahun itu mendatangi Polsek Kintamani untuk melapor dan mendapat penanganan lebih lanjut dari kepolisian.

Kapolsek Kintamani, Kompol Ruli Agus Susanto, saat dikonfirmasi Jumat (28/4/2023), membenarkan adanya peristiwa penganiayaan itu.

Gede Dana saat dirawat di puskesmas pasca mengalami penganiayaan.
Gede Dana saat dirawat di puskesmas pasca mengalami penganiayaan. (Istimewa)

Pihaknya telah meminta keterangan dari pelapor, dan diduga motif penganiayaan karena salah paham.

"Salah paham akibat pengaruh minuman keras," katanya.

Mengenai tindaklanjutnya, Kompol Ruli mengatakan saat ini pihak kepolisian tengah berupaya melakukan mediasi antar kedua belah pihak.

"Kami masih berupaya mendamaikan keduanya. Mengingat empat orang yang minum bersama itu semuanya adalah teman," tandas dia. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved