Berita Gianyar
DBD Telah Renggut 1 Nyawa Balita di Gianyar Per Mei 2023
Kasus gigitan demam berdarah selalu menjadi momok di Kabupaten Gianyar, Bali. Pada akhir Mei 2023 ini, DBD merenggut nyawa anak 4 tahun asal Pejeng
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kasus gigitan demam berdarah selalu menjadi momok di Kabupaten Gianyar, Bali.
Sebab setiap tahun selalu menimbulkan korban jiwa.
Di mana pada akhir Mei 2023 ini, Demam Berdarah Dengue (DBD) telah merenggut nyawa seorang balita berusia empat tahun, asal Desa Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring.
Baca juga: 50 Persen Lebih Desa di Karangasem Masuk Endemis DBD
Berdasarkan informasi dihimpun, sulitnya memerangi DBD ini, tak terlepas dari sulitnya mendeteksi sarang nyamuk demam berdarah.
Meskipun suatu kampung talah sigap dalam menjalankan program PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Namun terkadang sarangnya masih tersisa, di lokasi-lokasi yang tak terjamah manusia.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Gianyar, Ni Nyoman Ariyuni, Jumat 26 Mei 2023 membenarkan per Mei 2023, seorang balita meninggal karena DBD.
Baca juga: 2 Pasien DBD Kabupaten Karangasem Meninggal Dunia, Simak Penjelasannya!
Dia menjelaskan, balita tersebut meninggal dunia setelah sempat dirawat di Ruang PICU RSUD Sanjiwani.
"Nggih, kemarin 1 (meninggal dunia) karena kondisi pasien saat ke fasyankes (fasilitas layanan kesehatan) sudah buruk," ungkapnya.
Kata dia, sebelum sampai ke rumah sakit. Pasien tersebut telah mengalami gejala penyakit seperti, demam tinggi, sakit kepala, nyeri tulang dan otot hingga mengalami penurunan jumlah trombosit di aliran darah.
Baca juga: Dinkes Gianyar Gencarkan Pemberantasan Sarang Nyamuk, DBD Telah Jangkiti 229 Warga di 2023
Dia menegaskan, selama ini pihaknya telah melakukan antisipasi pencegahan dan pemberantasan penyakit DBD di kabupaten Gianyar.
Hal itupun dilakukan secara berkesinambungan. Adapum yang dilakukan, ialah PSN dengan 3 M plus yaitu menutup rapat semua tempat penampungan air, menguras bak air, dan mendaur ulang barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat perindukan nyamuk.
Baca juga: PSN Sasar Rumah Warga di Denpasar, Ditemukan Jentik Nyamuk Penyebab DBD di Beberapa Rumah
Seperti, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk serta memasang kawat kasa pada fentilasi dan jendela, menggunakan revelent anti nyamuk serta menaburkan bubuk larvasida.
"Petugas Puskesmas kami terus menerus menggalakkan pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk ( PSN ) bersama kader Jumantik dan masyarakat," ujar Ariyuni.
Baca juga: Waspada Lonjakan Kasus DBD 2023, Tahun Lalu Demam Berdarah Renggut Empat Nyawa di Klungkung
Sementara di Kecamatan Tampaksiring, kata dia, puskesmas setempat sebenarnya telah memiliki inovasi dalam penanggulangan DBD.
Dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Tampaksiring II yaitu kegiatan anak sekolah pembasmi jentik (asik).
Megawati Hadiri Plebon Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra di Gianyar |
![]() |
---|
PRIA LOKAL Digerebek di Batubulan Gianyar, Polisi Temukan ini di Rumahnya |
![]() |
---|
Kasus Orang Jatuh Ke Jurang Ternyata Korban Pengeroyokan Di Bali, Rohmat & Wahyu Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Motif Rohmat dan Wahyu Tega Keroyok Lalu Tusuk Kurniawan, Korban Ditemukan di Bawah Jembatan di Ubud |
![]() |
---|
Hama Tikus Kembali Muncul Di Gianyar Bali, Distanak Tekankan Teknik Ngeropyok |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.