Berita Gianyar
Warung Sembako Terbakar di Ubud, Kerugian Capai Rp300 Juta, Saksi Lihat Api Keluar dari Balik Pintu
Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah warung sembako milik Wayan Sudana (55) di Banjar Gelogor, Desa Lostunduh, Ubud, Gianyar, Bali, Jumat 26 Mei 2023
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.XOM, GIANYAR - Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah warung sembako milik Wayan Sudana (55) di Banjar Gelogor, Desa Lostunduh, Ubud, Gianyar, Bali, Jumat 26 Mei 2023 malam.
Warung tersebut seluas 3 meter x 8,5 meter. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik.
Kapolsek Ubud, Kompol Made Uder, Minggu 28 Mei 2023 menjelaskan, kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama, I Made Sandi.
Baca juga: Doa Rosario Nusantara, Umat Gereja Paroki di Gianyar arak Bunda Maria sejauh 1,3 KM
Saat itu yang bersangkutan sedang duduk di rumahnya yang berada di depan warung sembako.
"Awalnya yang bersangkutan duduk di depan rumahnya, tiba-tiba melihat api sudah keluar dari balik pintu rolling, melihat hal tersebut kemudian saksi berteriak kebakaran," ujar Kapolsek.
Teriakan panik saksi pun didengar oleh warga. Sebab di sana merupakan daerah pemukiman.
Baca juga: Kodim Gianyar Buka Jalan Desa Siangan-Suwat, Dulu Petani Harus Jalan Berkilometer untuk Bawa Pupuk
Tak berselang lama, warga lantas berdatangan, lalu berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
”Warga sempat berusaha memadamkan api dengan air kran di sekitar TKP, dan salah satu warga menghubungi pemadam kebakaran, berselang 5 menit sebanyak 5 unit kendaraan Pemadam Kebakaran Gianyar tiba di TKP dan melakukan pemadaman api, sekitar pukul 20.38 Wita api dapat dipadamkan," ujarnya.
Baca juga: Polres Gianyar Amankan 11 Pelaku Kriminalitas, Satu di Antaranya Predator Anak
Berdasarkan keterangan pemilik warung, kata Kompol Uder, Sudana dan istrinya menutup warung sekitar pukul 19.00 Wita. Kemudian pulang ke rumahnya yang berjarak sekitar satu kilometer dari TKP.
"Korban baru mengetahui jika warungnya terbakar setelah diberitahu oleh saksi lewat telepon," ujar Kompol Uder.
Adapun isi di dalam warung tersebut, terdiri dari kebutuhan sehari-hari/sembako dan kebutuhan peralatan upakara yadnya yang bahannya terbuat dari janur.
Baca juga: Ganggu Kenyamanan Warga, Satpol PP Gianyar Tangkap Ular dan Monyet Liar
"Sebelum kejadian, korban maupun istrinya tidak ada melakukan persembahyangan/mebanten sehingga korban menduga penyebab kebakaran akibat konsleting/arus pendek listrik," ujarnya.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kata Kapolsek, kerugian ditafsir mencapai ratusan juta rupiah.
"Nihil korban jiwa. Kerugian mencapai sekitar Rp 300 juta. Pemilik bangunan warung sembako menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan untuk sementara belum melaporkan secara resmi kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Polsek Ubud," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Peristiwa-kebakaran-terjadi-di-sebuah-warung-sembako-milik-Wayan-Sudana.jpg)