Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kesehatan

Bahas Kanker, Kalbe Global Oncology Summit Dorong Penyediaan Precision & Personalized Medicine

Kolaborasi ini menghasilkan Global Oncology Summit (GOS) 2023, bertema Biomedical & Genome Sequencing towards Oncology Precision Medicine.

Istimewa
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha Global Onkolab Farma (GOF) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Biomedical & Genome Science Initiative (BGSi), dan Perhimpunan Ahli Onkologi Indonesia (POI). Kolaborasi ini menghasilkan Global Oncology Summit (GOS) 2023, bertema Biomedical & Genome Sequencing towards Oncology Precision Medicine. GOS merupakan upaya bersama, untuk mendorong penyediaan precision and personalized medicine untuk beberapa terapi penyakit, termasuk kanker, dengan memanfaatkan kekuatan informasi genetik. 

TRIBUN-BALI.COM -  PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha Global Onkolab
Farma (GOF) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Biomedical &
Genome Science Initiative (BGSi), dan Perhimpunan Ahli Onkologi Indonesia (POI).

Kolaborasi ini menghasilkan Global Oncology Summit (GOS) 2023, bertema Biomedical &
Genome Sequencing towards Oncology Precision Medicine.

GOS merupakan upaya bersama, untuk mendorong penyediaan precision and personalized medicine untuk beberapa terapi penyakit, termasuk kanker, dengan memanfaatkan kekuatan informasi genetik.

Baca juga: Ribuan Titik LPJU di Jembrana Belum Diperbaiki, Anggaran Hanya Bisa Perbaiki 570 Titik Setahun

Baca juga: Ini Pandangan Pakar Maritim Soal Pembangunan Tersus LNG, Dampak Positif Penataan Terintegrasi

Baca juga: Ada 28.529 Kasus di Bali, Anggaran Penanganan HIV/AIDS di Denpasar Rp 220 Juta

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha Global Onkolab
Farma (GOF) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Biomedical &
Genome Science Initiative (BGSi), dan Perhimpunan Ahli Onkologi Indonesia (POI).


Kolaborasi ini menghasilkan Global Oncology Summit (GOS) 2023, bertema Biomedical &
Genome Sequencing towards Oncology Precision Medicine.

GOS merupakan upaya bersama, untuk mendorong penyediaan precision and personalized medicine untuk beberapa terapi penyakit, termasuk kanker, dengan memanfaatkan kekuatan informasi genetik.
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha Global Onkolab Farma (GOF) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Biomedical & Genome Science Initiative (BGSi), dan Perhimpunan Ahli Onkologi Indonesia (POI). Kolaborasi ini menghasilkan Global Oncology Summit (GOS) 2023, bertema Biomedical & Genome Sequencing towards Oncology Precision Medicine. GOS merupakan upaya bersama, untuk mendorong penyediaan precision and personalized medicine untuk beberapa terapi penyakit, termasuk kanker, dengan memanfaatkan kekuatan informasi genetik. (Istimewa)

“Kalbe mendukung upaya Kementerian Kesehatan untuk melakukan transformasi teknologi
kesehatan sebagai bagian dari enam pilar transformasi kesehatan, yang telah disusun oleh
pemerintah.

Melalui Kalbe Global Oncology Summit 2023, menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker yang sejalan dengan misi Kalbe, yakni meningkatkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik,” kata Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius, dalam acara Global Oncology Summit Kalbe Farma, di Ungasan, Bali.

Vidjongtius menambahkan, bahwa pihaknya mengapresiasi upaya pemerintah untuk terus
melakukan pengembangan dan pemanfaatan teknologi, digitalisasi, dan bioteknologi terutama
di dalam negeri untuk memperkuat sektor kemandirian kesehatan di Indonesia.

Peningkatan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), dan pemanfaatan teknologi dan digitalisasi dapat merevolusi perawatan kanker dan meningkatkan kesehatan pasien.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa sekitar 10 juta jiwa di seluruh dunia
meninggal dunia akibat kanker setiap tahunnya.

Pada tahun 2022 terdapat 3 juta kasus kanker, yang telah menelan pembiayaan BPJS lebih dari Rp4,5 triliun, menjadikan kanker sebagai penyakit katastropik dengan pembiayaan terbesar sekaligus pembunuh kedua setelah penyakit jantung.

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha Global Onkolab
Farma (GOF) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Biomedical &
Genome Science Initiative (BGSi), dan Perhimpunan Ahli Onkologi Indonesia (POI).


Kolaborasi ini menghasilkan Global Oncology Summit (GOS) 2023, bertema Biomedical &
Genome Sequencing towards Oncology Precision Medicine.

GOS merupakan upaya bersama, untuk mendorong penyediaan precision and personalized medicine untuk beberapa terapi penyakit, termasuk kanker, dengan memanfaatkan kekuatan informasi genetik.
PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui anak usaha Global Onkolab Farma (GOF) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Biomedical & Genome Science Initiative (BGSi), dan Perhimpunan Ahli Onkologi Indonesia (POI). Kolaborasi ini menghasilkan Global Oncology Summit (GOS) 2023, bertema Biomedical & Genome Sequencing towards Oncology Precision Medicine. GOS merupakan upaya bersama, untuk mendorong penyediaan precision and personalized medicine untuk beberapa terapi penyakit, termasuk kanker, dengan memanfaatkan kekuatan informasi genetik. (Istimewa)

Melihat kondisi tersebut, menurut Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Mulialie, Kalbe juga
mengembangkan ekosistem layanan kanker yang disebut One Onco, sebagai solusi lengkap
menghadapi kanker.

Melalui ekosistem One Onco, Kalbe menyediakan layanan kanker mulai dari penyediaan akses screening dan deteksi dini kanker, hingga bekerja sama dengan ratusan fasilitas kesehatan di Indonesia, termasuk memperluas akses masyarakat kepada dokter onkologi melalui KlikDokter.

“Untuk mendukung kemandirian kesehatan dalam negeri, Kalbe juga memproduksi obat
kanker di dalam negeri, salah satunya Erlotinib sebagai obat kanker paru dengan tingkat
TKDN yang tinggi,” tambah Mulialie.

“Berkaitan dengan terapi kanker yang presisi dan personal, Kalbe telah menjadi pionir dalam
diagnostik molekuler untuk kanker melalui layanan pemeriksaan Comprehensive Genomic
Profiling (CGP) dengan teknologi Next Generation Sequencing (NGS) oleh KalGen Innolab.

Melalui Stem Cell and Cancer Institute (SCI) yang dimiliki Kalbe, telah dikembangkan beberapa kit untuk deteksi mutasi pada lung cancer (kanker paru). Sebelumnya juga telah memiliki track record untuk mengembangkan kit diagnostik berbagai macam jenis kanker, misalnya untuk kanker serviks, colorectal cancer,” tutur Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Sie Djohan.

Djohan menambahkan, layanan lain untuk kanker adalah pemeriksaan HPV untuk deteksi
dini kanker serviks dan juga penyediaan obat-obatan berbasis bioteknologi dalam pengobatan
kanker.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved