Berita Tabanan

Sanjaya Buru 2 Remaja Panjat Patung Garuda Wisnu, Setelah Ditemukan Akan Dimintai Tanggung Jawab

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya marah melihat video itu dan akan menindak aksi tersebut

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Penampakan Garuda Wisnu Serasi Senin 19 Juni 2023. 

TRIBUN-BALI.COM  - Sepasang remaja memanjat dan duduk di atas patung Garuda Wisnu Serasi (GWS), Tabanan. Seorang warga yang melihat kejadian itu merekam mereka kemudian memviralkan di media sosial.

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya marah melihat video itu dan akan menindak aksi tersebut. Sanjaya mengecam perbuatan dua remaja itu. Kedua remaja tersebut saat ini sedang dilacak keberadaannya.

Sanjaya mengatakan, area Garuda Wisnu Serasi sering didatangi warga untuk rekreasi dan berbagai kegiatan lainnya. Ia meminta warga menjaga fasilitas publik tersebut, bukan sebaliknya melakukan tindakan sesuka hati.

Baca juga: Oknum Perwira Pangkat AKP Tipu Tukang Bubur Hingga Rp 310 Juta, Uang & Rumah Melayang

Baca juga: Walaupun Bendesa Boleh Nyaleg, Sebaiknya Pilih Salah Satu, Badung Jadi Wilayah Terbanyak!

Penampakan Garuda Wisnu Serasi Senin 19 Juni 2023.
Penampakan Garuda Wisnu Serasi Senin 19 Juni 2023. (Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana)

"Pemerintah dan masyarakat harus gotong-royong, menjaga fasilitas umum. Jangan memakai untuk hal-hal yang negatif. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, mengecam keras tindakan pelaku ini karena sangat tidak etis," ucapnya, Senin (19/6).

Sanjaya menegaskan, kasus ini akan segera ditindaklanjuti untuk memberi efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang lagi. Ia mengakui pengamanan di fasilitas umum belum optimal. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar pengawasan diperketat.

"Kami menyadari fasilitas umum yang kami miliki belum memiliki pengamanan maksimal seperti rambu larangan dan CCTV. Ini pelajaran bagi semua pihak agar kedepannya pengawasan dan pengamanan dapat dilakukan dengan lebih maksimal," ungkapnya.

Sanjaya mengaku sudah memerintahkan jajarannya menggelar rapat menindaklanjuti hal ini. Penyelesaian kasus ini dilakukan secara internal melalui Satpol PP Tabanan karena perbuatan dua remaja itu dianggap melanggar ketertiban umum.

Langkah pencegahan juga akan diambil termasuk pemasangan tanda dan rambu larangan, penambahan kamera CCTV oleh UPTD Taman Budaya, dan koordinasi dengan Bendesa Adat Kota Tabanan untuk pengawasan yang lebih ketat.

"Kami mengapresiasi kontribusi dan perhatian warga yang telah memposting video kejadian tersebut yang kemudian viral. Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap agar kedepannya warga dan pengunjung lainnya ikut dalam menjaga dan merawat fasilitas umum,” papar Sanjaya

Terkait dengan pelaku yang terlibat dalam kejadian ini, Pemkab Tabanan sedang melacak untuk dimintai klarifikasi dan pertanggungjawaban atas perbuatannya. "Pelaku yang terlibat saat ini sedang dalam proses pelacakan untuk selanjutnya diminta pertanggungjawaban. Semoga kejadian serupa tidak terulang," kata dia. (ang)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved