Berita Bali
Erupsi Gunung Semeru! Bandara Ngurah Rai Bali Pantau Terus Pergerakan Abu Vulkanik
Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini, memuntahkan guguran awan panas dengan jarak luncur 5 Km dari puncak arah Besuk Kobokan.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Gunung Semeru kembali erupsi pada Senin 26 Juni 2023 sekitar pukul 19.10 WIB.
Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini, memuntahkan guguran awan panas dengan jarak luncur 5 Km dari puncak arah Besuk Kobokan.
Aktivitas Gunung Api Semeru ini, belum berdampak terhadap penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Baca juga: Mizar Mohon Keringanan Hakim, Usai Dituntut Bui 8 Tahun Edarkan Sabu-sabu!
Baca juga: Kasus Dugaan Pelecehan Siswi di Karangasem Oleh Wali Kelasnya Masih Didalami Kepolisian
“Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai masih normal, semua seusai schedule atau jadwal,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan saat dihubungi tribunbali.com.
Ia menambahkan, untuk kolom abu vulkanik arahnya masih dikoordinasikan BMKG untuk updatenya.
Dan jika terdapat jejak abu di bandara, tentu kami akan koordinasi dengan Otban Wil. IV dan Airnav Indonesia Cabang Denpasar terkait langkah yang diambil.
“Jika memang diharuskan tutup maka kami akan sampaikan kepada stakeholder penerbangan sesegera mungkin terkait dengan penutupan operasional bandara. Saat ini kami masih pantau kondisi yang ada,” imbuh Handy.
Sebagai informasi, selama tiga hari terakhir, Gunung Semeru telah mengalami erupsi berupa awan panas guguran sebanyak dua kali.
Sebelumnya, luncuran awan panas guguran terjadi pada Jumat (23/6/2023) dini hari dengan jarak luncur 3,5 Km mengarah ke Besuk Kobokan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ebhrfnjtrfjnfm.jpg)